Ilustrasi. (Dok/Ist)

Ivan Kolev Tak Puas

JAKARTA (IndependensI.com) – Pelatih Persija Jakarta Ivan Kolev tidak puas dengan hasil imbang 0-0 melawan wakil Vietnam Becamex Binh Duong dalam laga Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (26/2/2019). Ivan mengakui kalau para asuhannya sudah berjuang keras selama 90 menit.

“Saya tidak puas karena tim tampil kuat sepanjang 70 menit meski setelahnya tempo kami menurun karena kondisi para pemain kurang bagus,” ujar pelatih asal Bulgaria itu seperti dikutip dari Antara. Dia sudah memperkirakan bahwa laga berjalan sulit. Sesuai dugaan tersebut, Becamex tampil dengan mengandalkan keunggulan fisik mereka. Meskipun begitu, Persija sudah mengantisipasi semuanya. Hanya gol yang kurang dari pertandingan tersebut.

Bek Persija Jakarta Ryuji Utomo mengamini apa yang disampaikan pelatihnya. Dia mengakui bahwa pada menit-menit terakhir timnya hilang fokus sehingga tidak dapat menorehkan gol. Namun, pemain berusia 23 tahun itu bersyukur skuat Macan Kemayoran tidak kebobolan satu gol pun sampai laga tuntas. “Kami sudah berusaha maksimal. Terima kasih kepada tim yang sudah bekerja keras. Terima kasih pula untuk suporter kami The Jakmania yang selalu memberikan dukungan,” tutur Ryuji.

Persija Jakarta bermain imbang tanpa gol kontra tim asal Vietnam Becamex Binh Duong dalam lanjutan Grup G Piala AFC 2019 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Skor tersebut membuat Persija berada di posisi dua teratas klasemen sementara Grup G Piala AFC 2019 karena dua klub lain di grup yang sama, Ceres Negros (Filipina) dan Shan United (Myanmar).

Sementara itu pelatih klub wakil Vietnam Becamex Binh Duong, Tran Minh Chien mengeluhkan kondisi cuaca di lapangan pertandingan. “Indonesia memiliki semuanya. Penonton luar biasa, stadion yang sangat bagus. Hanya satu yang kurang yaitu cuaca,” ujar Tran Minh Chien usai pertandingan kontra Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa. Menurut dia, cuaca di Indonesia terlalu panas. Para pemainnya pun sulit beradaptasi dengan kondisi tersebut.

Kendati demikian, setelah paruh pertama usai, keadaan berubah. Cuaca lebih sejuk dan Becamex dapat tampil lebih baik. “Kami memang sempat kesulitan di awal laga. Namun kami mencoba untuk mengatur tempo permainan,” kata dia. Sedangkan terkait tekanan dari sekitar 35.000 pendukung Persija The Jakmania di stadion, Tran Minh Chien menganggap itu hal yang biasa. “Kalau penonton penuh, tentu ada tekanan kepada pemain. Namun saya rasa kami bisa menanganinya,” tutur dia.

Bek Becamex Nguyen Thanh Long juga mengakui skuatnya menghadapi tekanan tinggi ketiga bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Akan tetapi, situasi itu dianggapnya sebagai pelajaran berharga untuk menjalani pertandingan-pertandingan berikutnya. “Kami banyak belajar dari sini, salah satunya belajar menghadapi tekanan,” kata Thanh Long.