GMFI Membagikan deviden sebesar USD 6 juta atau 20% dari laba bersih

GMFI Bagikan Deviden USD 6 Juta

JAKARTA (independensi.com) PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF AeroAsia) Tbk pada tahun 2018 mengantongi pendapatan operasional senilai USD 470 juta, atau mengalami kenaikan sebesar 7% dibanding tahun sebelumnya sebesar USD 439,3 juta.

Adapun total laba bersih yang di kantongi pada tahun 2018 sebesar USD 30,5 juta. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan laba bersih tahun 2017 yaitu sebesar USD 50,9 juta. Penurunan laba bersih tersebut dikarenakan beban operasional dan. beban bunga pinjaman.

Untuk pendapatan usaha GMF sebagian sebesar masih berasal dari grup, yaitu maintenance pesawat Garuda, Citilink Indonesia, Sriwijaya Air dan NAM Air.

Adapun pendapatan usaha yang datang dari luar grup meningkat 32% Year on Year (YoY). Hal ini berkat kepercayaan dari berbagai pelanggan baru yang membawa nilai bisnis besar bagi perusahaan.

“Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah memutuskan untuk membagikan 20% dari laba bersih perusahaan atau sebesar USD 6,1 juta dibagikan sebagai deviden,” kata Dirut GMF AeroAsia Iwan Joeniarto usai RUPST GMF di Jakarta, Senin (11/3).

Iwan Joeniarto mengatakan pembagian dividen ini merupakan pemenuhan hak yang diberikan GMF kepada pemegang saham.

“Kami ingin membuktikan bahwa GMF merupakan tempat yang menjanjikan untuk berinvestasi. Upaya demi upaya terus kami jalankan untuk membawa keuntungan bagi perusahaan yang nantinya pasti dikembalikan kepada pemegang saham,” tutur Iwan.

Dalam kesempatan tersebut Iwan juga melaporkan kepada hadirin yang mewakili 90,8% pemegang saham GMF perihal penggunaan hasil IPO sebesar 1,1 Trilyun Rupiah

Menurut Iwan, komposisi penggunaan dana hasil IPO sebanyak 60% untuk investasi, 25% untuk modal kerja dan 15% untuk refinancing. Saat ini keseluruhan dana yang dialokasikan untuk refinancing dan modal kerja sudah digunakan.

“Sementara untuk investasi dari hasil IPO sampai akhir tahun 2018 sudah terealisasi sebesar 85%, sisanya akan kami maksimalkan di 2019“ kata Iwan.