Peningkatan dana murah baik tabungan dan giro akan terus menjadi fokus utama Bank DKI dalam melakukan aktivitas penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Ist

Kredit Bank DKI Tumbuh Hampir 30% di 2018

JAKARTA (IndependensI.com) – Menutup tahun 2018, kinerja keuangan Bank DKI menunjukkan tren positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi sebesar 27,9%, dari semula sebesar Rp27,1 triliun di tahun 2017 menjadi sebesar Rp34,7 triliun pada akhir tahun 2018.

Pertumbuhan tersebut berada jauh di atas pertumbuhan rata-rata perbankan nasional yang tercatat sebesar 12,9% di tahun 2018. “Pertumbuhan tersebut merupakan refleksi dari tema utama kebijakan strategis yang diusung Bank DKI di tahun 2018 yakni Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas”, demikian disampaikan Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (21/03/2019).

Dalam pemaparan kinerja keuangan tahun 2018, Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo menyatakan, “Secara umum, di tahun 2018 Bank DKI mampu mencatatkan pencapaian kinerja yang baik sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut tercermin pada realisasi penyaluran kredit yang melampaui target perseroan”. Peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan terutama difokuskan kepada segmen Mikro yang meningkat cukup signifikan di tahun 2018 sebesar 49,7%.

Di tengah laju pertumbuhan kredit tersebut, kualitas aset yang dimiliki juga dapat terjaga dengan baik, yang ditandai dengan perbaikan rasio Non-Performing Loan (NPL). Rasio NPL gross dan NPL Nett di tahun 2018 masing-masing tercatat sebesar 2,7% dan 1,6% dari sebelumnya sebesar 3,8% dan 2,3% di tahun 2017. Pencapaian tersebut tentunya merupakan hasil dari berbagai upaya-upaya perbaikan yang dilakukan di sepanjang tahun 2018.

Dalam kegiatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), di sepanjang tahun 2018, Bank DKI lebih mengutamakan optimalisasi fungsi intermediasi dengan meningkatkan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) pada titik yang optimal, sehingga menjaga tingkat profitabilitas Perseroan.

DPK per Desember 2018 tercatat sebesar Rp37,3 triliun yang didorong oleh pertumbuhan Tabungan sebesar 34,4%. “Ke depannya, peningkatan dana murah baik tabungan dan giro akan terus menjadi fokus utama Bank DKI dalam melakukan aktivitas penghimpunan DPK,” tambah Sigit.

Dengan perkembangan tersebut di atas, per Desember 2018, total aset Bank DKI tercatat sebesar Rp53,0 triliun atau meningkat 3,1% dari Rp51,4 triliun di tahun 2017. Pencapaian total aset tersebut didukung dengan perbaikan struktur pendanaan serta optimalisasi dana yang dimiliki sehingga mendorong peningkatan laba bersih tahun 2018.

Laba bersih per Desember 2018 tercatat sebesar Rp800,3 miliar atau meningkat 12,4% dibandingkan laba bersih pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 712,2 miliar.

Pencapaian laba bersih tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan operasional bank yang didominasi oleh pertumbuhan fee based income sebesar 26,2% seiring dengan peningkatan aktivitas produk dan layanan yang terjadi di sepanjang tahun 2018.

Pencapaian Penting 2018
Selama tahun 2018, sejumlah pencapaian telah dilakukan Bank DKI dalam rangka mendukung berbagai program kerja Pemprov DKI Jakarta diantaranya adalah dengan mendukung penyaluran bantuan sosial seperti Kartu Jakarta Pintar Plus, Kartu Lansia Jakarta, dan Kartu Pekerja Jakarta.

Semangat mendorong perekonomian daerah yang berkelanjutan juga diwujudkan melalui penyediaan akses layanan keuangan melalui program literasi keuangan laku pandai yang telah di launching di kepulauan seribu. Selain itu support penting terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membentuk wirausaha baru telah dilakukan dengan mengembangkan produk khusus yaitu kredit monas pemula dan beberapa kegiatan lainnya.

Sementara itu, komitmen Bank DKI dalam mendorong penerapan transaksi non tunai juga telah mendapatkan apresisasi dalam bentuk berbagai penghargaan di sepanjang tahun 2018 seperti penghargaan Indonesia Digital Innovation Award 2018 oleh Warta Ekonomi, The Best In Digital Services Indonesia Banking Awards 2018 dari Majalah Tempo serta penghargaan MURI pada kategori Pelayanan STNK Secara Digital Dengan Sistem Pembayaran QR Code Pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *