Kepala KSOP Kelas II Palembang menyerahkan piagam ikrar keselamatan yang ditandatangani oleh seluruh stakeholder transportasi perairan di Palembang.

Menhub Minta Stakeholder Transportasi Laut di Palembang Bersinergi Untuk Keselamatan Pelayaran

PALEMBANG (Independensi.com) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Palembang melakukan sosialisasi keselamatan pelayaran dan transportasi pendukung lainnya kepada para penumpang dan pengguna moda transportasi laut di perairan Sumatera Selatan.

Bersama dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) seperti Pangkalan Angkatan Laut Palembang, Pol Air Polda Sumsel, Basarnas Palembang, Dinas Perhubungan Propinsi Palembang, INSA Palembang, Pelindo II Cabang Palembang, Bea Cukai Palembang, PT Pertamina Palembang dan Pelayaran Rakyar Sumatera Selatan, Kantor KSOP Kelas II Palembang, mengadakan sosialisasi keselamatan pelayaran dan transportasi pendukung di Terminal Penumpang Pelabuhan Boom Baru Palembang pada hari ini Selasa (10/4).

Acara sosialisasi disaksikan pula oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan para pejabat lainnya di Propinsi Sumatera Selatan dengan total peserta sosialisasi berjumlah 3.855 orang dari berbagai unsur stakeholder.

Dalam pengarahannya, Menteri Budi mengatakan bahwa sosialisasi keselamatan pelayaran harus dilaksanakan secara terus menerus guna mengingatkan dan memberikan kesadaran baik bagi regulator, operator maupun masyarakat pengguna jasa transportasi untuk menjadikan keselamatan sebagai faktor yang paling diprioritaskan dalam setiap kegiatan transportasi.

“Keselamatan itu suatu keharusan dari transportasi sehingga kepada stakeholders baik regulator, opertor kapal maupun pengguna jasa diminta untuk secara sinergi mendukung terciptanya keselamatan kapal,” kata Menhub Budi.

Sementara itu, KSOP Kelas II Palembang, Capt. Mugen S. Sartoto dalam laporannya mengatakan bahwa penyelenggaraan sosialisasi keselamatan pelayaran di Pelabuhan Palembang di latarbelakangi masih adanya kecelakaan yang terjadi di perairan Sungai Musi dengan korban harta benda dan jiwa.

“Kami berharap dengan sosialisasi ini kita semua dapat disadarkan, dan ditingkatkan kewaspadaan bersama tentang budaya keselamatan bagi para regulator, operator, dan masyarakat pengguna jasa transportasi perairan, khususnya di Sumatera Selatan ini dapat menekan angka kecelakaan di perairan,” kata Capt. Mugen.

Untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di Pelabuhan Palembang, diharapkan agar semua pelaku Pelayaran di Palembang untuk terus bersinergi bersama-sama meningkatkan keselamatan dan kualitas produksi Pelabuhan Palembang.

Pada kesempatan itu, Kepala KSOP Kelas II Palembang menyerahkan piagam ikrar keselamatan yang ditandatangani oleh seluruh stakeholder transportasi perairan di Palembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *