Hotel bintang tiga disekitar Terminal 3 Domestik akan dioperatori PT Hotel Indonesia Group.

Angkasa Pura II Bangun Hotel Bintang Tiga

JAKARTA (Independensi.com) – PT Angkasa Pura II akan membangun hotel bintang tiga di area Terminal 3 domestik bandara internasional Soekarno Hatta.

Penandatanganan perjanjian pembangunan hotel dengan pola kerja sama operasi (KSO) dilakukan antara PT Angkasa Pura II dengan PT Wijaya Karya Tbk dan Wika Gedung. Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan di Jakarta Kamis (2/5)

Hotel berbintang tiga dengan 150 unit kamar, nantinya dioperatori PT Hotel Indonesia Group. Adapun Hotel ditargetkan mulai dibuka dalam rangka soft opening pada 2020.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan belanja modal yang disiapkan perseroan untuk pembangunan hotel tersebut mencapai Rp 300 miliar.

Bisnis hotel, lanjut Muhammad Awaluddin, merupakan strategi AP II menggenjot pendapatan dari bisnis anorganik agar perseroan tidak terlalu bergantung dari bisnis organik.

Operator bandara berkelas dunia harus mampu memanfaatkan potensi bisnis dari setiap lini, tidak hanya mengandalkan bisnis organik yakni pengelolaan bandara. Portofolio bisnis anorganik AP II sendiri dijalankan anak usaha hingga cucu usaha.

“Target pendapatan kami tahun ini dari bisnis anorganik mencapai Rp500 miliar.” kata Awaluddin. Hotel di area Terminal 3 Domestik ini sendiri berada di bawah pengelolaan anak usaha AP II yakni PT Angkasa Pura Properti.

Selmentara itu, Hotel di area Terminal 3 Internasional akan menjadi Hotel Bintang 4 dan rencananya mulai dibuka pada November 2019. Hingga 31 Desember 2018 lalu, progres pembangunan sudah mencapai 70%.

“TIdak sekedar untuk naik dan turun pesawat, Terminal 3 menjadi pusat kegiatan ekonomi dengan area komersial yang luas, co-working space, serta 2 hotel di area luar terminal, ditambah 1 hotel kapsul di dalam terminal,” jelas Muhammad Awaluddin.

Guna mendukung bergeliatnya area komersial di Terminal 3, Angkasa Pura II juga menggelar berbagai program semisal Airport Customer Reward bagi pelanggan yang berbelanja di tenant.

“Setiap terminal memiliki program pengembangan yang berbeda, tapi tujuannya satu yakni membuat Soekarno-Hatta semakin baik dan bisa bersaing dengan bandara berkelas dunia lainnya. (hpr)