Ribuan Suporter Ultras Mania berunjukrasa di gedung DPRD Gresik

Tak Ingin Sepakbola Terus Terpuruk, Ultras Mania Berunjukrasa Didepan Gedung DPRD Gresik

GRESIK (Independensi.com) – Ribuan suporter sepakbola yang menamakan diri Ultras Mania, melakukan aksi unjukrasa didepan gedung DPRD Gresik Jawa Timur, Kamis (3/10). Untuk menuntut klub Gresik United, yang selama ini dikelolah PT Persegres Joko Samudra kembalikan ke masyarakat.

Aksi dilakukan Ultras Mania yang kecewa dengan keterpurukan yang dialami klub asal Gresik itu. Hingga mengalami dua kali degradasi, yang berakibat turun kasta. Dari sebelumnya berada pada jajaran klub yang berkompetisi di Liga 1 turun ke Liga 3.
Ketua Ultras Mania Riki mengatakan bahwa tuntun yang disampaikan kelompoknya itu. Merupakan akumulasi dari kekecewaan suporter, terhadap klub kebanggaannya yang kondisinya memperihatinkan.
“Kami minta klub Gresik United, dikembalikan kepangkuan masyarakat Gresik. Sebab, selama ini managerial yang PT Persegres Joko Samudro terhadap klub tidak jelas dan terkesan asal-asal. Sehingga, menjadikan klub sepakbola kebanggaan masyarakat Gresik ini terbenam,” ujarnya saat berorasi.
“Sebagai wadah bersama suporter persepakbolaan di Gresik, tentu Ultras mempunyai andil besar dalam ikut mengharumkan nama Gresik. Sebab, kami tak hanya sebagai konsumen industri persepakbolaan saja. Tapi juga secara intens mengikuti perkembangan managerial perusahaan yang mengelolah klub ini,” tuturnya.

Untuk itu lanjut Riki, Ultras Mania meminta DPRD Gresik sebagai representasi masyarakat atau rakyat. Menertibkan manajemen PT Persegres Joko Samudro agar lebih profesional dalam mengelola klub sepakbola kebanggaan masyarakat Gresik (Gresik United).

“Kebobrokan Gresik United saat dikelolah PT Persegres Joko Samudro, sudah tidak bisa ditolelir lagi. Karena sistem pengelolaan klubnya sangat kacau, sehingga imbasnya gaji pemain sejak tahun 2017 dan 2018 belum terbayarkan,” ungkapnya.

“Kasus sengketa gaji pemain itu, saat ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Kami berharap persoalan itu bisa tertuntaskan, sehingga para pemain bisa memperoleh hak-haknya,” ucapnya.

Setelah puas berorasi, sejumlah perwakilan Ultras Mania lalu diterima Ketua DPRD Gresik Fandi Ahmad Yani didampingi dua anggotanya Mega Bagus dan Kurniawan. Serta perwakilan dari manajemen baru klub Gresik United Handi untuk berdialog. (Mor)