Musyawarah Masyarakat Gresik Selatan

Masyarakat Gresik Selatan Gelar Musyawarah Bersama, Tentukan Sikap Politik Pada Pilkada 2020

GRESIK (Independensi.com) – Musyawarah Masyarakat Gresik Selatan, digelar Forum Masyarakat Gresik Bersatu (FMGB) di aula gedung Yayasan Bahrul Ulum. Desa Pelemwatu Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik Jawa Timur, Sabtu (5/10).
 
Kegiatan itu, dilakukan untuk menyatukan persepsi, visi dan misi, dari sejumlah warga Gresik Selatan yang akan mencalonkan diri sebagai Calon Bupati maupun Wakil Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gresik 2020.
Menurut Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Gresik Selatan (Forkom MGS) Nur Qolib bahwa langkah itu dilakukan, untuk mewadahi dan mendukung langkah orang dari Gresik selatan yang berniat maju sebagai Cabup-Cawabup Gresik 2020.
 
“Melalui musyawarah ini, kami masyarakat Gresik selatan ingin memastikan siapa kandidat atau figur yang dinilai paling tepat dan layak untuk maju pada kontestasi Pilkada Gresik 2020,” ujarnya.
“Di forum ini, kami akan membuat rumusan bersama terhadap kandidat atau figur yang memiliki peluang paling besar. Berdasarkan serap aspirasi, yang kami lakukan kepada masyarakat Gresik selatan. Untuk kemudian kita usung dengan memberikan dukungan politik,” tuturnya.
Di tambahkan Nur Qolib, berdasarkan data pemilu 2019 masyarakat Gresik Selatan yang terdiri dari 8 kecamatan. Yakni, Kedamean, Driyorejo, Wringinanom, Menganti, Benjeng, Balongpanggang, Cerme dan Duduksampeyan, memiliki kekuatan politik yang besar di Kabupaten Gresik.
“Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Gresik diwilayah Gresik Selatan, mencapai 48,0 persen atau sebanyak 913.116 suara. Sedangkan, DPT diwilayah utara dan wilayah perkotaan yang meliputi Kebomas, Gresik, Manyar, Bungah, Sidayu, Dukun, Ujungpangkah, dan Panceng. Hanya sebesar 45,2 persen. Sisanya DPT diwilayah Pulau Bawean di dua Kecamatan (Sangkapura dan Tambak) hanya sebesar 6,8 persen,” tandasnya.
Sementara itu, Tri Putro Utomo salah satu kandidat Cabup Gresik dari wilayah selatan mengapresiasi langkah tersebut. “Saya pribadi sangat mendukung kegiatan ini, sebab dengan demikian suara masyarakat Gresik selatan akan utuh dalam memberikan dukungan terhadap figur yang dinilai pas mewakili masyarakat wilayah selatan,” ungkapnya.
“Siapapun nantinya yang akan diputuskan dalam forum ini, kita harus bisa terima dengan besar hati. Sebab, saya yakin yang dipilih nantinya merupakan kandidat terbaik yang harus didukung,” tegasnya.
“Kalau memang hasil forum ini, memutuskan saya yang ditunjuk mewakili kandidat Cabup 2020 dari Gresik selatan. Tentunya visi misi saya untuk membenahi kekurangan atau ketimpangan yang terjadi disini, akan saya lakukan,” pungkasnya.
Untuk diketahui sejumlah orang dari wilayah Gresik Selatan, dengan berbagai lantar belakang. Dengan terang-terangan telah mengikrarkan diri maju sebagai Cabup maupun Cawabup, pada Pilkada Gresik 2020. Diantaranya, Tri Putro Utomo (Pengusaha), dr Anis Ambiyo Putri (dokter) dan M Sukoiri (Kepala Desa). (Mor)