Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menghadiri pertemuan dan tatap muka dengan para penyuluh dan petani di Kabupaten Karangasem, Bali

Mentan Syahrul Dorong Karangasem Bali Optimalkan Pertanian dan Peternakan

Loading

BALI (Independensi.com)  – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menghadiri pertemuan dan tatap muka dengan para penyuluh dan petani di Kabupaten Karangasem, Bali. Pertemuan ini digelar dalam rangka mewujudkan pertanian modern, maju dan mandiri.

“Kehadiran kami adalah untuk memastikan bahwa Karangasem harus lebih baik dari hari ini. Saya yakin alam yang Tuhan berikan kepada Bali adalah alam yang khusus pilihan Dewa agar kita hidup lebih baik lagi,” ujar Syahrul, Minggu (5/1).

Menurut Syahrul, sektor pertanian menjadi pilihan penting karena mampu memberikan kehidupan layak dan berkelanjutan bagi masyarakat luas. Sektor ini merupakan sektor utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kalau begitu apa yang disiapkan Tuhan yang tidak akan ada ruginya adalah bertani. Negara hanya bisa baik kalau pertaniannya baik. Karangasem hanya bisa hidup sejahtera kalau pertaniannya baik. Sekarang sudah baik, tapi kita tidak boleh diam dan harus lebih baik lagi,” katanya.

Syahrul mencontohkan, jika satu hektare lahan jagung mampu menghasilkan 8 ton, maka hasil penjualan panen bisa mencapai Rp 24 juta perhektare. Angka tersebut bisa dihitung melalui rata-rata nilai jual yang saat ini mencapai  Rp3.000 perkilogram.

“Ini baru jagung saja yang belum diapa-apakan. Bagaimana jika kita olah menjadi produk olahan dan dipasarkan secara luas, maka keuntungan dari bertani yang baik bisa besar sekali. Dan kalau ini dilakukan secara merata, Insya Allah ke depan negara kita jadi lumbung pangan dunia,” katanya.

Disisi lain, pemerintah juga sudah menyiapkan layanan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang memiliki nilai bunga sangat rendah, yakni hanya 6 persen. Program ini bisa diajukan melalui mekanisme dan aturan yang tertera di Kementerian Pertanian.

“Di dunia pertanian, inilah saatnya rakyat punya uang sendiri dengan menggunakan dana KUR. Di kami ada Rp 50 miliar yang bisa dimanfaatkan. Dengan dana ini, kita bisa merebut cara bertaninya negara lain untuk kita siapkan dalam persaingan. Sekali lagi, yang paling dahsyat bagi saya adalah kita mampu menggunakan anggaran KUR dengan baik,” katanya.

Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menteri Pertanian ke Kabupaten Karangasem. Menurut dia, kehadiran Mentan akan menambah daya gedor petani Karangasem untuk mengoptimalkan potensi pertanian dan sektor peternakan yang ada.

“Kabupaten Karangasem memiliki potensi yang sangat luar biasa karena wilayah ini adalah hulunya Bali dan juga spiritnya Bali. Kenapa demikian, karena kami menyimpan Gunung Agung sebagai poros dunia serta memiliki potensi ternak sapi yang luar biasa. Sejauh ini angka produksi di kami mencapai 127 ribu ekor sapi,” tukasnya. (wst)