Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim. (jon)

RKAP PDAM Tirta Bhagasasi 2020 Tambah Pelanggan Baru 21.000 SL

BEKASI (IndependensI.com)-  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi,  pada tahun 2020, menargetkan akan ada penambahan pelanggan baru sebanyak 21.843 sambungan langganan (SL). Penambahan itu tersebar di 12 kantor cabang dan 11 kantor cabang pembantu (KCP). Ke 21.843 sl baru itu di daerah exsisting.

Selain itu, melalui kerjasama dengan badan usaha swasta, juga akan ada pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dalam rangka  Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Adapun rencana pembangunan IPA di lima wikayah, yakni Cabang Pembantu Tambun Utara 200 liter per detik, Cabang Lemahabang 200 liter per detik, Cabang Tarumajaya 150 liter per detik, Cabang Pembantu Sukatani 200 liter per detik, dan Cabang Babelan sebesar 200 liter per detik.

Penjelasan itu disampaikan Direntur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim dan Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Yati Kasriyati, Kamis (16/1/2020). Target itu tertuang dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan  (RKAP) PDAM Tirta Bhagasasi tahun 2020, katanya.

Selain menambah sambungan langganan baru, juga ditargetkan ada peningkatan pendapatan air dan non air melalui peningkatan pemakaian air rata-rata tiap pelanggan 18,42 meter kubik per bulan. Saat ini, jumlah pelanggan aktif sekitar 250.000 SL.

Tahun 2020, juga ditargetkan ada penurunan kehilangan air dari tahun 2019 sebesar 27 persen menjadi 26,95 persen pada 2020. Hal ini dilakukan melalui adanya perbaikan jaringan lama, akurasi meter pelanggan, membuat distrik meter area (DMA).

Dalam RKAP 2020, juga ditargetkan peningkatan efisiensi dari 85 persen pada 2019 menjadi 86 persen tahun 2020. Hal itu sejalan dengan tema RKAP melalukan peningkatan kinerja menuju angaran tepat guna. Hal itu  juga sesuai  business plan atau perencanaan bisnis 2018-2023.

Usep menambahkan, RKAP 2019 bertemakan “ Anggaran Berkomitmen, maka tahun 2020, program kerja bertemakan  “Meningkatkan Kinerja Menuju Anggaran Tepat Guna”.

Pada rencana kerja 2020 tambahnya  mencakup tiga devisi, yakni Teknik, Administrasi dan Keuangan.Tahun 2020 target pendapatan sekitar  16,55 persen dari tahun 2019. (jonder sihotang)