Para ASN Pemkot Bekasi perangi gunakan plastik. (humas)

 Peringatan Hari Sampah, ASN Pemkot Bekasi Bawa Tumbler Kurangi Bahan Plastik

BEKASI (IndependensI.com)- Sampah hingga kini menjadi masalah yang pelik penanganannya oleh Pemerintah Kota Bekasi. Sebab, produksi sapah 1.700 ton perhari, belum mampu diangkut ke tempat pengolahan akhir (TPA) sampah di Sumurbatu Kecamatan Bantargebang.

Terkait masalah sampah, Senin (2/3/2020) Pemkot Bekasi memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2020. Namun perimgatan baru dilaksanakan Senin saat  apel pagi  para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN

Pada peringatan HPSN 2020 para ASN  membawa tumbler air. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama wakilnya Tri Adhianto serta Sekretaris Daerah, Reny Hendrawati,  ikut mensosialisasikan kurangi sampah plastik dan minuman kemasan yang masih memakai bahan plastik.

Di Kota Bekasi, sudah satu bulan sebelum peringatan HPSN, Pemerintah daerah  telah melakukan  sosialisasi, termasuk ke pusat perbelanjaan untuk tidak menggunakan lagi kantong plastik.

Rahmat  berpesan kepada peserta apel untuk ikut kontribusi dalam program bebas kantong plastik.  Sampai saat ini katanya,  didapati perharinya sebanyak 300 ton sampah  dibuang pada pembuangan akhir.

Pada apel Senin pagi ini,  juga dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan untuk para purna bakti ASN yang terhitung mulai tanggal Maret 2020 sebanyak 11 orang. (jonder sihotang)