Tempat menuci tangan di loket-loket pembayaran rekening air PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi. Salah satu diantaranya di Kantor Cabang Pembantu Setia Mekar Kota Bekasi. (humas pdam)

Cegah Corona: PDAM Tirta Bhagasasi Sediakan Cuci Tangan di Loket Pembayaran

BEKASI (IndependensI.com)-  Setelah  melakukan peyemprotan disinfektan di kantor pusat, 12 kantor cabang, dan 11 kantor cabang pembantu Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi,  kini, setiap loket pembayaran disediakan sarana mencuci tangan dengan air mengalir.

Penyediaan sarana mencuci tangan tersebut, guna  mencegah penyebaran dan risiko penularan infeksi corona.

Diimbau setiap pelanggan PDAM,  agar mencuci tangan sebelum dan membayar rekening pemakaian air di loket-loket yang sudah ada, ungkap Kasubag Humas PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Ahmad Fauzi, Rabu (18/3/2020).

Diberitakan sebelumnya, penyemprotan dilakukan di  Kantor Pusat PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Tegal Danas, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/3/2020). Kegiatan penyemprotan dan penyediaan tempat mencuci tangan ini  adalah bentuk  kepedulian mencegah penyebaran virus Corona, tambah Fauzi.

Sementara di setiap ruangan dan lobi kantor pusat, disiapkan hand sanitizer. Langkah ini sebagai kesiapsiagaan menghadapi infeksi virus Corona sesuai  Surat Edaran Gubernur Jawa Barat, Wali Kiota dan Bupati Bekasi Nomor : 400/26/HUKHAM (Gubernur Jabar),  Nomor : 443/2024/SETDA.Kessos (Walikota Bekasi), dan Nomor : 420/SE-25/Dinkes/2020 (Bupati Bekasi). Penularan virus Corona dapat  dicegah sedini mungkin.

Untuk memutus berjangkitnya virus corona, PDAM juga mengimbau:

1. Melakukan pembatasan / penundaan kegiatan luar ruangan yang bersifat keramaian atau kerumunan massa (apel pagi, rapat gabungan).

2. Meminta agar segenap pegawai dan pelanggan atau konsumen secara konsisten menerapkan tindakan pencegahan berbagai penyakit, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun masyarakat terdekat.

3. Selama masa pandemi COVID – 19 dianjurkan kepada seluruh pegawai dilingkungan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi yang mengalami sakit atau kondisi badan, tidak dalam keadaan bugar, untuk istirahat di rumah dan memeriksakan diri segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

4. Menunda kegiatan kunjungan kerja dan penerimaan kunjungan kerja serta tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

5. Melengkapi petugas pelayanan dengan masker dan sarung tangan, menyediakan sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun antiseptic / hand sanitizer.

6. Melaksanakan sosialisasi resiko penularan infeksi COVID – 19 beserta upaya pencegahan, dan pengendalian di unit / bagian kerja masing-masing.

7. Kepada seluruh Konsumen / Pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi melakukan cuci tangan menggunakan air, dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol sebelum dan sesudah melakukan transaksi pembayaran rekening air.

8. Menghindari kontak fisik secara langsung, seperti bersalaman, cium tangan, berpelukan, dan lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, juga meminta kepada semua jajarannya agar tetap memberikan pelayanan  yang terbaik kepada masyarakat khususnya pelanggan.

Sebagaimana diketahui, hingga saat ini, jumlah pelanggan aktif PDAM yang merupakan badan usaha milik daerah Pemkab dan Pemkot Bekasi ini, sebanyak 250.000 sambungan langsung (LS). Pelanggan itu berada di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi. (jonder sihotang)