RJPC-19 Peduli Terhadap Pandemi Corona Bagi Masker dan Hand Sanitizer ke Ojek Online

DEPOK (Independensi.com) – Sejak Pemerintah mengumumkan bahwa Indonesia telah terkena pandemi Corona (Covid-19) sebagian sebesar warga masih kurang peduli akan dampak yang mematikan dari virus Corona.

Hal inilah yang membangkitkan semangat gotong royong bagi sebagian kecil warga yang peduli.

Salah satu contoh konkrit dilakukan Relawan Jokowi Peduli Covid-19 Depok (RJPC-19) dibentuk oleh sebagian warga Depok yang digawangi atas dasar kemanusian dan peduli terhadap pandemi Covid-19.

Sejak dibentuk pada Bulan Maret 2020 RJPC-19 Depok sudah melakukan aksi sosialnya dengan menyebarkan masker hingga Hand Sanitizer yang berguna untuk mencuci tangan agar terhindar dari virus yang mematikan hampir diseluruh negara-negara di dunia.

Menurut Ketua RJPC-19 Yusak berdirinya relawan ini hanya semata kepedulian dan membantu masyarakat untuk memahami dan memotivasi agar tetap semangat melawan Covid-19.

“Kami sangat prihatin dengan keadaan masyarakat yang masih kurang memahami wabah virus corona yang mematikan ini. Dengan kepedulian dan bantuan kami untuk masyarakat agar dapat bermanfaat dan memberikan edukasi terhadap bahaya yang menghantui kita,” kata Yusak, Senin (6/4/2020) lalu.

RJPC-19 Depok sendiri sudah banyak melakukan aksi pedulinya setiap minggu dengan memberikan bantuan khususnya kepada mereka yang terkena dampak, baik secara langsung dan tidak langsung, salah satu contoh kepada Ojek Online (Ojol), yang merasakan kurangnya pemasukan bagi keluarga mereka, seperti memberikan sembako, masker dan hand sanitizer.

“Kami akan terus memberikan bantuan kepada masyarakat khususnya para Ojek Online yang secara tidak langsung terkena dampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

RJPC-19 Depok berharap agar Pemerintah Kota Depok pro aktif dalam mengatasi pandemi Covid-19, dimana seperti kita ketahui bermula dari ditemukannya dua orang warga Depok yang positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

Sementara itu terkait anggaran untuk penanggulangan Covid-19, seperti dilansir dari Liputan6.com, Pemkot Depok telah melontorkan dana pada tahap pertama sebesar Rp20 miliar telah dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan Dinas Kesehatan dan rumah sakit umum daerah.

Pada tahap kedua, dialokasikan dana Rp23 miliar untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit umum daerah, Rumah Sakit Universitas Indonesia, Pemadam Kebakaran, dan Dinas Sosial.

Dari data Crisis Center Covid-19 Kota Depok (Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19) per-hari Jumat (10/4/2020) kasus yang terkonfirmasi 77 orang, sembuh 11 orang dan meninggal dunia 8 orang.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total 657 orang diantaranya 540 masih dalam pengawasan, 117 selesai pengawasan.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) telah mencapai 2258 orang yang meliputi, 2002 masih dalam pemantauan, 256 selesai pemantauan.

Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan total 615 orang meliputi 698 masih dalam pemantau, 7 orang selesai pemantauan. VN-RON