Pemerintah Sedang Menyiapkan Perpres Terkait Vaksin Covid 19

JAKARTA (IndependensI.com) – Target vaksinasi massal yang dicanangkan pemerintah pada awal tahun 2021 sudah semakin dekat. Bahkan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan peraturan presiden (perpres) terkait vaksin Covid 19.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, perpres tersebut nantinya akan mengatur tahapan pengadaan hingga pemberian vaksin kepada masyarakat.

“Pemerintah menyiapkan perpres untuk pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi. Dan ini akan mengatur berbagai proses mulai pengadaan, pembelian dan distribusi. Serta mengatur pelaksanaan dan pemberian imunisasi. Dan tentu ini akan dilakukan koordinasi selanjutnya,” kata Airlangga dalam konferensi pers daring yang disiarkan Youtube PerekonomianRI, Jumat (18/9/2020).

Airlangga juga menyampaikan Pemerintah telah meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan dan nonrujukan Corona untuk menampung para pasien. Contohnya, Tower 5 Wisma Atlet Kemayoran yang dijadikan lokasi untuk isolasi mandiri para pasien positif Corona.

Telah dilakukan peningkatan kapasitas di rumah sakit rujukan dan nonrujukan. Terjadi peningkatan kapasitas dan penyiapan isolasi mandiri di Wisma Atlet, di Tower 5 Wisma Atlet,” tutur Airlangga.
Airlangga kemudian menyampaikan pemanfaatan hotel setara bintang dua dan tiga untuk dijadikan tempat bagi pasien positif Corona telah dilakukan. Kapasitas hotel-hotel tersebut mampu menampung 14 ribu pasien Corona.

“Dan pemanfaatan hotel bintang 2 dan 3 yang kemarin telah diumumkan Menparekraf, dan ini menambah kapasitas untuk 14 ribu pasien untuk 2 minggu. Dan kemudian juga beberapa daerah di 5 provinsi, Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Bali, Sumatera Utara ini membutuhkan potensi tambahan hotel dan ini sudah diisi dengan fasilitas yang diberikan oleh hotel setara bintang 2 atau 3,” ujarnya.

Dia menambahkan penambahan fasilitas kesehatan terkait Corona di DKI Jakarta untuk mengantisipasi peningkatan okupansi tempat tidur pasien Corona juga sudah dilakukan. “Untuk DKI, tingkat keterisian di beberapa rumah sakit tentu diantisipasi dengan penambahan daripada fasilitas-fasilitas yang ada,” tandas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *