BI Cirebon Gelar Ciayumajakuning Entrepreneur Festival 2020

CIREBON (IndependensI.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon kembali menyelenggarakan untuk ke-5 kalinya Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF) 2020 yang akan digelar selama tiga mulai tanggal 27-29 November 2020.

Penyelenggaraan CEF 2020 ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) serta sebagai salah satu wujud nyata peran Bank Indonesia di daerah dalam memajukan sektor riil yaitu UMKM dari berbagai sektor dan daerah, selain menjalankan fungsi dan tugas pokoknya dalam menjaga sistem pembayaran dan menjaga stabilitas sistem keuangan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta menyampaikan penyelenggaraan CEF 2020 kali ini agak berbeda jika dibandingkan dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya.

“Dimana kali ini penyelenggaraannya dilakukan secara hybrid yaitu secara offline dan online,” kata Bakti, Sabtu, 28 November 2020.

Hal ini menyesuaikan dengan dinamika ekonomi nasional di masa pandemi dan peradaban baru yang lebih digital, dengan UMKM yang menjadi fokus pengembangan karena merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru menuju Indonesia maju.

Sehingga tema utama yang diangkat dalam CEF 2020 adalah “Mendorong UMKM sebagai Kekuatan Baru Perekonomian Ciayumajakuning di Era Digital”.

CEF 2020 merupakan show case hasil pembinaan kepada UMKM Ciayumajakuning yang dilakukan oleh KPw BI Cirebon berkolaborasi dengan berbagai pihak yaitu Dekranasda, Pemerintah Daerah (Kota dan Kabupaten), Perbankan (BMPD), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) QRIS, UMKM Binaan KPw BI Cirebon dan UMKM Mitra, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Pusat dan Jawa Barat, Generasi Baru Indonesia (GENBI) Cirebon, dan stakeholders terkait lainnya.

Dalam rangkaian opening ceremony hari ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya parade batik yang diikuti oleh Kepala Daerah di wilayah Ciayumajakuning sebagai bentuk dukungan dan media untuk memperkenalkan kekayaan batik di Ciayumajakuning.

“Harapanya dengan keikutsertaan Kepala Daerah maka membangkitkan semangat UMKM untuk terus berjuang di masa pandemi,” kata dia.

Berikutnya adalah parade batik anak-anak, sebagai upaya untuk memperkenalkan produk-produk UMKM dengan kearifan lokal kepada anak-anak sejak dini sehingga dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap buatan Indonesia

Seminar bersama Helmy Yahya dengan tema “ICU2 Your Business: Improve, Check, Update dan Upgrade”; serta 4) UMKM Expo yang menampilkan 55 pelaku usaha UMKM di wilayah Ciayumajakuning yang berasal dari sektor kuliner, fashion, dan kerajinan.

CEF 2020 ini masih akan berlangsung selama 2 (dua) hari kedepan dimana masih akan menampilkan talkshow yang dipandu oleh Indi Barends dengan berbagai tema diantaranya QRIS Sahabat UMKM, Digital Marketing, UMKM Kriya, Eco-product UMKM, serta Peluang dan Tantangan UMKM Kopi.

Di hari penutupan akan dilaksanakan juga virtual kulineran yaitu product review dan live cooking bersama Chef Aiko.

Harapannya, pelaksanaan CEF 2020 ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan UMKM di wilayah Ciayumajakuning dan memajukan daerah dan masyarakat di wilayah Ciayumajakuning untuk menjadi masyarakat yang maju, sejahtera dan mandiri.

“Kami menghimbau masyarakat secara luas dapat mengikuti kegiatan CEF dan menjelajahi website https://bicef.id/ dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatannya,” ujar dia. (Chs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *