IFG Lakukan Perubahan Direksi Bahana Sekuritas

JAKARTA (IndependensI.com) – PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) (BPUI) – BUMN Holding Persuransian dan Penjaminan – atau yang dikenal sebagai Indonesia Financial Group (IFG) telah melakukan pergantian susunan Direksi PT Bahana Sekuritas, dengan menunjuk Jolanda Veronica Sondak menjadi Direktur menggantikan Ermawati Agustina. Sebelumnya, IFG juga telah mengangkat Edward Lubis sebagai Direktur Utama PT Bahana Sekuritas.

“Pergantian ini merupakan proses yang wajar dalam rangka peningkatan kinerja perusahaan. Dengan
kehadiran Direktur Utama dan Direktur yang baru ini, Bahana Sekuritas diharapkan dapat semakin
meningkatkan kinerja bisnis dan layanannya ke depan,” ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Oktarina D. Sistha, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (06/1/2021).

Berikut susunan Direksi Bahana Sekuritas per tanggal 6 Januari 2021:

1.Edward Parlindungan Lubis : Direktur Utama
2.Nelwin Aldriansyah : Direktur
3.Susilo Zulfachmi: Direktur
4.Jolanda Veronica Sondak: Direktur

“Dengan komposisi baru ini, Manajemen IFG berharap agar Direksi PT Bahana Sekuritas dapat kolaborasi dengan anggota holding lainnya serta para stakeholder. Adanya pergantian pengurus juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja PT Bahana Sekuritas dan mengoptimalkan kontribusinya pada pertumbuhan pasar modal Indonesia, sehingga menambah kepercayaan para nasabah dan mitra
bisnis”, tambah Sistha.

Sekilas tentang Indonesia Financial Group
Pada tahun 2020, Pemerintah melakukan pembentukan Holding Perasuransian dan Penjaminan dengan menetapkan BPUI menjadi Perusahaan Induk melalui Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero).

Sehubungan dengan pembentukan holding tersebut, berdasarkan surat Kementerian BUMN nomor
S-562/MBU/08/2020 tanggal 6 Agustus 2020, Kementerian BUMN telah menyetujui perubahan brand
dan logo BPUI menjadi IFG.

Saat ini, IFG beranggotakan sembilan anak perusahaan, yang terdiri dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Jasa Raharja (Jasa Raharja), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Bahana Sekuritas, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Artha Ventura, PT Grahaniaga Tata Utama, dan PT Bahana Kapital Investa. (Chs)