![]()
BANDUNG (Independensi.com) – Suasana Kota Bandung berubah total menjadi lautan biru saat jutaan Bobotoh dari berbagai kalangan, seperti muda, tua, hingga anak-anak, tumpah ruah ke jalanan untuk merayakan pawai juara Persib Bandung bertajuk Panca Takhta, Minggu (24/5/2026). Skuat kesayang Kota Kembang ini menorehkan sukses juara kompetisi Super League 2025-2026.
Tokoh sepakbola nasional, Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule merasa terharu dan bangga dengan prestasi Persib yang mengemas gelar juara tiga ali beruntun pada kompetisi bergengsi sepak bola di Indonesia. Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 itu mengatakan, level permainan dan pengelolaan klub Persib saat ini sudah selayaknya bersaing di tingkat Asia. Ia pun berharap dan mendoakan agar musim depan Persib tidak hanya sekadar berpartisipasi, melainkan mampu melaju mulus hingga ke babak Final di kancah Asia.
“Prestasi luar biasa ini tidak datang begitu saja. Saya mengapresiasi kerja keras tim pelatih yang luar biasa, daya juang para pemain di lapangan, kegigihan Manajer Umuh Muchtar, serta jajaran manajemen yang sangat solid. Mereka bahu-membahu bersama para sponsor untuk menyediakan fasilitas dan ekosistem terbaik, hingga menjadikan Persib sebagai tim terbaik di Tanah Air ini,” ujar Iwan.
Lebih lanjut, Iwan Bule juga menegaskan bahwa gelar juara ini tidak lepas dari peran krusial para pendukung setia. Menurutnya, keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari konsistensi tanpa batas dari Bobotoh yang tak kenal lelah dalam mendukung dan mengawal perjuangan Maung Bandung, baik dalam laga kandang maupun tandang.
Melihat kedalaman skuad dan mentalitas juara yang dimiliki Persib saat ini, Iwan menegaskan, kompetisi domestik bukan lagi satu-satunya tolok ukur. Persib kini harus menatap panggung yang lebih besar.
Melihat antusiasme luar biasa di sepanjang rute konvoi, Iwan Bule mengaku sangat tersentuh melihat bagaimana sepak bola, khususnya Persib menjadi pemersatu bangsa yang begitu kuat di Jawa Barat. Pelepasan konvoi juara yang berlangsung meriah ini dimulai dari Gedung Sate, dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) bersama Iwan Bule, Manajer Persib Umuh Muchtar, Kapolda Jabar, Wakil Gubernur Jawa Barat, Walikota Bandung, serta seluruh jajaran pemain dan official Persib.

