Wali kota Bekasi rahmat effendi. (ist)

27 Persen Dari Target 1,7 Juta Jiwa Penduduk Kota Bekasi Sudah Divaksin

Loading

BEKASI (IndependensI.com)- Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, terus berupaya memberikan vaksinasi kepada masyakatnya. Saat ini, giliran anak usia 12 sampai 17 tahun yang menjadi prioritas. Sebab, masyarakat usia dewasa hingga lanjut usia, sebelumnya sudah mendapat vaksin lebih awal.

Diperkikakan,  vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi saat ini baru mencapai 27 persen dari target 70 persen. Angka itu sesuai dengan distribusi vaksin yang diterima dan sudah realisasi.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan hal itu kemarin. Maka untuk mencapai kekebalan komunal atau Herd Immunity belum bisa dipastikan. Karena pemerintah Kota Bekasi bergantung pendistribusian vaksin, kata Rahmat.

Kendati  target vaksinasi belum mencapai 50 persen, ia mengaku, 525.860 lebih penduduk Kota Bekasi yang melakukan vaksinasi tidak ada kendala teknis dilapangan.

Pada tahap pertama penduduk Kota Bekasi telah di vaksin sebanyak 366.000. Namun jumlah tersebut bertambah ketika vaksin tahap kedua berlangsung. Saat persediaan vaksin 184.000 dosis. Vaksin ini rencananya digunakan untuk usia 12- 17 tahun yakni anak usia SMP sampai SMA.

Dari  2,5 juta jiwa  penduduk Kota Bekasi,  ditargetkan 70 persen harus divaksin. Saat ini Kota Bekasi sedang berlomba dengan waktu untuk mencapai herd immunity sehingga penyebaran Covid-19 masyarakat yang terpapar covid-19 bisa ditekan.

Dijelaskan, dari jumlah penduduk Kota Bekasi 2,5 jiwa, 70 persen atau 1,7 jiwa penduduk Kota Bekasi harus sudah divaksin.

“Vaksin untuk usia 12-17 tahun pemerintah Kota Bekasi mentargetkan kepada siswa SMP dan SMA/SMK,  meliputi siswa yang sekolah di negeri, swasta, dan Tsanawiyah ataupun Aliyah.

Untuk vaksin siswa SMP, sudah dimulai di sejumlah SMP Negeri sejak tanggal 4 sampai 6  Agustus 2021. Untuk SMP swasta, bertahap. (jonder sihotang)