Tanaman bakau (Foto: Silverkris.com)

Turut Serta dalam Penghijauan Hutan Bakau, Token Ini Ikut Berkontribusi

JAKARTA (IndependensI.com) – Mata uang kripto beberapa tahun terakhir sudah banyak dikenal masyarakat Indonesia. Bahkan terakhir kali ada kasus token kripto yang menyeret beberapa nama artis nasional sehingga masyarakat pun semakin mengenal produk-produk kripto. Sayangnya, penggunaan kripto juga sangat berdampak pada lingkungan dimana arahnya merusak alam karena menjadi salah satu penyebab terjadinya global warming. Oleh karena itu, untuk mengatasinya perlu melakukan penghijauan khususnya pada tanaman bakau di area pantai.

Hutan mangrove adalah salah satu jenis hutan yang juga memberikan manfaat penting bagi lingkungan khususnya di area pantai. Banyak sekali manfaat yang diberikan oleh tanaman bakau terhadap lingkungan di sekitarnya. Tentu saja manfaat tersebut membantu dalam menanggulangi terjadinya global warming atau kerusakan lingkungan dari adanya penggunaan kripto.

Mengapa penggunaan kripto dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan atau alam? Hal itu dikarenakan dalam proses penambangan kripto atau mining, membutuhkan tenaga listrik yang teramat banyak dan besar setiap jamnya. Hal tersebut tentu akan sangat berdampak pada kelestarian batu bakar yang menjadi bahan bakar listrik tersebut.

Apa Saja Manfaat Hutang Mangrove?

Agar bisa melestarikan alam ditengah maraknya penggunaan kripto melakukan penanaman kembali tanaman bakau bisa turut membantu mencegah global warming semakin parah. Sebab hutan mangrove memiliki manfaat berikut ini jika dilestarikan dengan baik. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Menyerap Polusi Udara

Tanaman bakau bisa membantu mengurangi dan mengatasi polusi yang terjadi di udara. Polusi udara dapat dinetralisir oleh hutan mangrove karena tanaman bakau bisa menyerap karbondioksida atau zat beracun di udara lalu merubahnya menjadi oksigen atau udara yang bersih.

2.Menjernihkan Air

Hutan mangrove juga bisa membantu dalam mengatasi polusi pada air. Daerah pantai yang sering terjadi banjir ketika curah hujan tinggi akan membawa lumpur ke daratan pantai dan bisa mempengaruhi air bersih yang digunakan masyarakat setempat dalam memasak atau mencuci. Hutan bakau bisa membantu mengendapkan air lumpur tersebut dan membuat air jadi lebih jernih sehingga bisa digunakan warga sekitar pesisir pantai untuk aktivitas sehari-hari.

3. Menjadi Bahan Bakar

Tanaman bakau juga bisa dijadikan sebagai bahan bakar atau lebih tepatnya dimanfaatkan sebagai kayu bakar. Api yang dihasilkan dari kayu bakar tanaman bakau sangat besar namun asapnya sangat sedikit. Selain efektif untuk memasak, polusi udara yang dihasilkan pun tidak banyak.

4. Mencegah Pengikisan Daratan Pantai

Tanaman bakau sangatlah kuat apalagi jika ditanam hingga membentuk hutan mangrove. Hal ini bisa mencegah terjadinya pengikisan daratan pantai ketika laut sedang pasang. Tentu pencegahan ini penting karena pengikisan pesisir pantai memang rawan terjadi dan berdampak buruk bagi kelangsungan pantai.4

5. Tempat Berlindung Biota Laut

Ikan-ikan kecil atau biota laut juga membutuhkan hutan mangrove sebagai tempat untuk berlindung dan mencari makan. Tanaman bakau dijadikan tempat untuk bertahan hidup oleh ikan-ikan kecil di laut. Ini perlu dilestarikan untuk menjaga kelestarian biota laut juga.

Melihat pentingnya hutan mangrove untuk lingkungan dan makhluk hidup lain, maka hadir token ramah lingkungan yang memiliki tujuan untuk berkontribusi dalam pengurangan efek kripto. Caranya adalah melalui event untuk meningkatkan penghijauan di Indonesia. Project tersebut adalah yang pertama di Indonesia dan akan dilaksanakan di Benoa Bali. Tepatnya pada tanggal 20 April pukul 15.00 WITA. Event tersebut dibuka untuk umum sehingga siapa saja bisa turut berpartisipasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.