Kajati: Penilaian Kinerja ke Depan Jauh Lebih Kompleks

Loading

MEDAN (Independensi.com) – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto mengatakan penilaian kinerja Kejaksaan ke depan jauh lebih kompleks mengingat tidak hanya dari sisi fungsi dan tugas saja.

“Tapi juga prioritas nasional, rencana Aksi Nasional, tugas direktif serta arahan-arahan langsung Presiden. Itu sebabnya output Rakerda nantinya menjadi sangat penting,” kata Idianto saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tahun 2022.

Dia mengakui Rakerda tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya menyampaikan hasil Rakernis. “Tapi saat ini Rakerda adalah tahapan pertama dalam siklus perencanaan penganggaran.”

Sehingga, tuturnya, Rakerda menghasilkan pertama analisis dan inventarisasi kebutuhan real pada masing-masing satuan kerja. “Kemudian usulan prioritas masing-masing wilayah, laporan tahunan yang terdiri dari empat komponen,” ujar dia.

Oleh karena itu dia berharap Rakerda tahun ini dapat menjadi Rakerda persiapan atau pelaksanaan transisi siklus baru yang senantiasa bertitik tolak dan selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional dan rencana kerja pemerintah.

Ketua Panitia Rakerda Kejati Sumut Tahun 2022 yang juga Asisten Bidang Pembinaan Sufari mengatakan tema Rakerda tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Kejaksaan Menyongsong Indonesia Maju”.

Dia menuturkan hari pertama Rakerda seluruh Satker menyampaikan capaian kinerja 2022 dan usulan kebutuhan real tahun 2024. “Sedangkan hari kedua diskusi oleh masing-masing Pokja atas paparan yang disampaikan seluruh Satker dan Asisten,”

Harapannya, tutur Suparti, hasil diskusi dan pembahasan menjadi output dari Rakerda yang nantinya akan menjadi bahan Kajati Sumut dalam Rakernas yang digelar Kejaksaan Agung pada Januari 2023,

Rakerda diikuti 270 orang peserta yang terdiri dari Kajati, Wakajati, para Asisten, para Kajari, Kabag TU, para Koordinator, para Kasi serta Kasubbag dari seluruh satker di wilayah hukum Kejati Sumut.(muj)