Kota Pekanbaru banjir

Hujan Mengguyur Mulai Pagi Hingga Siang, Pekanbaru Berkuah

Loading

Pekanbaru (Independensi.com) –Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur Pekanbaru mulai pagi hingga siang Rabu (6/9).

Akibatnya, Pekanbaru berkuah. Air menggenangi sejumlah ruas jalan hingga pemukiman warga dengan ketinggian bervariasi. Di pemukiman warga ada yang mencapai ketinggian 30 cm hingga satu meter.

Kondisi ini terlihat di Jalan Paus, Jl Arengka, Jl HR Soebrantas, Jalan Sepakat, Jalan Puyuh Mas Tangkerang Tengah.

Meski banjir sudah capai satu meter, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru belum ada menerima laporan dampak hujan yang mengguyur sejak pagi tadi.

Tim dari BPBD kota Pekanbaru belum bisa memastikan dampak hujan deras yang mengguyur kota Pekanbaru. Masih sedang melakukan pemantauan terhadap lokasi rawan bencana pasca hujan deras. 

“Kita belum tahu dampaknya seperti apa, sebab belum ada laporan yang masuk,” ujar Zarman Candra  Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru.

Salah satu titik banjir terparah di kawasan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.  Beredar video Ketua RW menyampaikan, kondisi banjir yang cukup parah di kawasannya, Rabu 6 September 2023. Dalam video tersebut, ketua RW 11 Tangerang Tengah juga meminta perhatian dari pemerintah. Banjir sudah merata di rumah masyarakat, sekolah, tempat ibadah dan bangunan lainnya.

“Banjir sudah setinggi dada Pak, lihat sekolah TK sudah tenggelam, masjid habis tergenang. Kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, tolong hadir ke wilayah kami, Pak. Ini rumah masyarakat semua sudah tenggelam, hujan dua jam saja kami sudah tidak bisa lagi apa-apa di sini , “ ujarnya dalam video tersebut.

Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) Jefri Ronald Parulian Siagian bersama anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) langsung turun ke ruas jalan yang digenangi banjir untuk mengatur arus lalin.

“Kita juga memerintahkan seluruh Polsek untuk segera melakukan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang terjebak banjir,” kata Jefri saat diwawancarai wartawan di lokasi baniir

Jefri menyebutkan, saat ini beberapa ruas jalan digenangi banjir. Di antaranya, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Riau, Jalan Arifin Achmad, dan Jalan HR Soebrantas, Jl Puyuh Mas. Tingginya genangan banjir di ruas jalan mengakibatkan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mogok.

Petugas kepolisian langsung memberikan pertolongan. Genangan air di ruas jalan yang cukup tinggi, mengakibatkan arus lalu lintas tersendat dan beberapa kendaraan warga mogok. Kita langsung membantu masyarakat yang kendaraannya mogok dan terjebak banjir, kata Jefri yang saat itu didampingi Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Birgitta Atvina Wijayanti.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Birgitta Atvina Wijayanti mengatakan, beberapa ruas jalan banjir yang cukup parah terdapat di Jl Sudirman, Jl Riau, kawasan Pasar Pagi Arengka, Jl HR Soebrantas, Jl Arifin Achmad, Jl Puyuh Mas dan beberapa ruas jalan lainnya. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat, apalagi beberapa kendaraan warga mengalami mogok ditengah banjir.

Menurut Kasat Lantas, tanpa alas kaki, anggotanya terus memberikan bantuan dengan menggunakan jas hujan berwarna hijau muda khas Polantas.

Petugas mendorong sepeda motor warga yang mogok hingga keluar dari banjir.

“Petugas dikerahkan ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan membantu masyarakat yang kenderaannya terjebak dalam banjir,” kata Birgitta. 

(Maurit Simanungkalit)