Empat pegolf muda tampil terbaik dari masing-masing kelompok umur pada turnamen Faldo Series Indonesia presented by Birdie Bandits di lapangan golf Gunung Geulis Country Club, West Course, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/1/2026). (Istimewa)

Empat Pegolf Muda Indonesia Amankan Tiket Faldo Junior Tour Asia Grand Final 2026

Loading

BOGOR (Independensi.com) – Ajang golf bertajuk Faldo Series Indonesia presented by Birdie Bandits resmi menutup rangkaian pertandingan Faldo Junior Tour dan Faldo Futures Tour di lapangan golf Gunung Geulis Country Club, West Course, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/1/2026).

Turnamen junior golf internasional yang kembali digelar di Indonesia ini melahirkan empat juara Faldo Junior Tour dari berbagai kelompok usia yang memastikan tiket menuju Faldo Junior Tour Asia Grand Final ke-17di Laguna Lang Co, Vietnam.

Persaingan ketat tersaji sepanjang putaran final, terutama di kategori Faldo Junior Tour yang menjadi jalur utama menuju pentas Asia. Empat kelompok usia yang dipertandingkan berhasil melahirkan juara dengan karakter permainan dan strategi berbeda, mencerminkan kualitas regenerasi pegolf muda Indonesia yang kian menjanjikan.

Pegolf asal Sumatra Utara, Kifata Aftar akhirnya keluar sebagai juara kelas U-21 putra setelah pertarungan ketat hingga hole terakhir. Pegolf berusia 18 tahun itu berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dari Kenneth Henson Sutianto (DKI Jakarta), yang memimpin hingga tujuh hole awal. Kifata tampil lebih stabil di back nine dan menuntaskan turnamen dengan total skor 216 (3 di atas par), unggul satu pukulan dari Kenneth yang mengoleksi 217.

“Hari ini aku bener-bener enggak ngeliat live score sama sekali, terus enggak expect juga bakal menang. Tiba-tiba pas nyampe live score ternyata, aku yang menang. Kaget sih dari situ juga. Main aman saja tiba-tiba dapat hasilnya,” ujar Kifata seperti dikutip dari rilis panpel.

Kemudian di kelas U-16 putra, pegolf muda asal Jawa Timur William Justin Wijaya menunjukkan performa paling solid. Atlet tim nasional Jawa Timur itu mencetak skor 69 (2 di bawah par) di putaran akhir, sekaligus mengamankan posisi puncak klasemen dengan total 213 (even par).

William sukses menahan tekanan dari Yujun Cha (Sim’s Academy) dan Fadhlan Azzam Atmajah (Sumatra Utara), unggul satu pukulan atas Yujun di klasemen akhir. “Hari ini mainnya lebih bagus. Sesuai game plan semuanya. Tapi, yang paling penting putt-putt yang penting berhasil masuk. Makanya hasilnya bisa lebih bagus hari ini,” kata Justin.

Dari kelas U-21 putri, dominasi ditunjukkan oleh atlet nasional Sania Talita Wahyudi. Meski mengakui performanya tidak maksimal di putaran final akibat kondisi lapangan yang berat setelah diguyur hujan, pegolf dari Maja Golf Club ini tetap mengunci gelar juara dengan total skor 218 (5 di atas par).

Sania unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Renoctoviana Ramadhiani Said (DKI Jakarta), dengan selisih delapan pukulan. “Permainan hari ini tidak begitu bagus. Banyak kecelakaan terjadi di lapangan. Ini juga tidak terlepas dari kondisi lapangan yang lebih berat dibandingkan 2 hari pertama karena hujan yang mengguyur sepanjang pagi tadi,” jelas Sania.

Sementara itu, Elevania Nurfasha tampil sebagai juara Girls U-16. Pegolf Jawa Barat berusia 14 tahun ini mempertahankan posisi puncak klasemen hingga akhir dengan total skor 233 (20 di atas par), unggul 13 pukulan atas Freya Julia Davania (Sumatra Utara) di posisi kedua.

Selain Faldo Junior Tour, turnamen ini juga merampungkan Faldo Futures Tour yang diperuntukkan bagi pegolf usia 7 hingga 12 tahun. Dari tiga kelompok usia, lahir 12 pegolf (juara dan runner-up putra-putri) yang berhak tampil di Futures Final di The Belfry, Inggris.

Di divisi putra, juara diraih oleh Dyllan Michio Satriobudi (11–12), Bradley Tanady (9–10), dan Hiro Isaac Sung (7–8). Sementara di divisi putri, gelar juara diraih Cheng Guo (11–12), Amira Permadi (9–10), dan Rayna Rachmat (7–8), dengan para runner-up mendampingi mereka ke Inggris.

Kesuksesan penyelenggaraan seri ini tidak lepas dari peran Birdie Bandits, klub golf junior yang didirikan Gunung Geulis Country Club pada pertengahan 2025. Turnamen ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk menghidupkan kembali event junior golf internasional di Indonesia.

“Faldo Series ini diadakan sebenarnya sebagai rangkaian program Birdie Bandits yang dibikin oleh Gunung Geulis ya. Jadi, Birdie Bandits itu kan wadah untuk junior golfers dan salah satu agendanya itu adalah turnamen Faldo Series,” kata Agung Budiman selaku Chairman Birdie Bandits.

About The Author