![]()
BEKASI (Independensi.com) – Guna peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Bekasi, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi, tahun 2026 hingga tahun 2027, akan menambah wilayah layanan dan jumlah pelanggan.
“Target perusahaan, tahun 2026 ada penambahan jumlah pelanggan baru 14.000 pelanggan baru. Hal sama juga ditargetkan tahun 2027,” ungkap Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi Rika Nursantika, kemarin.
Sebaran wilayah pelayanan, juga akan diperluas. Dari 23 wilayah kecamatan se Kabupaten Bekasi, kondisi saat ini, air perpipaan dari jaringan Perumda Tirta Bhagasasi sudah melayani 22 Kecamatan. Namum secara jumlah desa, pelayanan belum merata.
Pada posisi saat ini, hanya wilayah Kecamatan Pebayuran yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang, yang belum terlayani air bersih perpipaan, tambah Rika.
Disebut, khusus di wilayah pelayanan Kecamatan Tarumajaya, tahun 2026 akan ada penambahan pelanggan 1.000 SL bantuan dari Kementerian PUPR. Bantuan tersebut mulai pembangunan Jaringan Distribusi Distribusi Utama, Jaringan Distribusi Bagi hingga jaringan ke pelanggan, tambahnya.
Kemudian, di wilayah Tarumajaya, akan ada penambahan air curah dari SPAM Regional Jatiluhur 1 untuk peningkatan pelayanan. Jika saat ini, Perumda Tirta Bhagasasi baru mendapat air curah 100 liter perdetik, tahun depan akan ditambah, dan sudah diajukan permohonan untuk tambahan, ujar Rika.
Jadi fokus utama perusahaan tahun 2026 sampai 2027 sesuai perencanaan bisnis, penambahan jumlah pelanggan baru, jumlah cakupan wilayah dan penurunan kelingan air, katanya.
Pada akhir tahun 2027, jumlah pelanggan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Bekasi ini, diperkirakan 30.000 lebih.
Dan pertengahan Tahun 2026, sesuai kesepakatan antara Bupati dan Wali Kota Bekasi, dua wilayah pelayanan di Kota Bekasi yakni Cabang Poncol dan Pondokungu yang saat ini dikelola Perumda Tirta Bhagasasi, akan diserahkan kepada Perumda Tirta Patriot milik Pemkot Bekasi. (jonder sihotang)

