![]()
BEKASI (Independensi.com)- Guna mensukseskan dan memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tepat sasaran, Pemkab Bekasi menilai pentingnya validasi data penerima manfaat. Sebab, ditengarai masih ada anak di Kabupaten Bekasi yang belum dapat MBG.
Karena itu, diharapkan agar Satuan Tugas (Satgas) MBG melakukan tugas sebaik-baiknya, dan dapat memantau serta mengajak sejauhmana ketepatan sasaran MBG tersebut.
Penekanan itu disampaikan Asisten Daerah (Asda) III Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti dalam rapat optimalisasi peran dan pembentukan Satgas MBG tingkat kecamatan se Kabupateb Bekasi, kemarin.
Dikatakan , salah satu agenda utama rapat yang dihadiri para pejabat terkait, pembentukan Satgas MBG tingkat kecamatan.
Keberadaan Satgas ini sangat penting dalam memperkuat pengendalian serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan program di lapangan.
Keberadaan Satgas kecamatan, dapat mempermudah proses pengawasan pelaksanaan program MBG. Juga memaksimalkan fungsi pengendalian pelaksanaan monitoring dan evaluasi, yang bertujuan agar sasaran MBG yang merupakan program pemerintah pusat, dapat terealisasi dan tepat sasaran.
Dibahas, perlunya validasi data bertujuan mencocokkan data penerima dan yang belum mendapatkan layanan dapat segera terakomodasi setelah terdata.
Dalam percepatan layanan, juga dilakukan penilaian SPPG, mulai dari standar dapur layanan, hingga inovasi pelaksanaan.
Saat ini di Kabupaten Bekasi tersedia 318 dapur tersebar di berbagai wilayah. Jumlah ini juga akan didata dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat penerima manfaat.
Menurut catatan, hingga April 2026, Program MBG di Kabupaten Bekasi sebanyak 548.248 penerima manfaat. Program ini mencakup berbagai kalangan, termasuk siswa PAUD hingga SMP, dengan fokus perluasan ke 90 desa di 23 kecamatan. (jonder sihotang)

