Foto : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto

Pemkab Gresik Siapkan Sekolah Unggulan Berasrama Untuk Cetak Generasi Cerdas Berkarakter

Loading

GRESIK (independensi.com) – Sebuah upaya untuk mencetak generasi unggul yang kompetitif dan berkarakter, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) tengah mematangkan rencana pembangunan sekolah unggulan berasrama.

Menurut Kepala Dispendik Gresik, S. Hariyanto, sekolah baru yang hendak dibangun ini nantinya merupakan sekolah unggulan berasrama yang letaknya berada diwilayah Kecamatan Kedamean.

“Mengapa diperlukan sekolah baru di wilayah Kecamatan Kedamean, hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai faktor. Pertama, di Kedamean baru ada satu UPT SMPN yaitu UPT SMPN 16.

Kedua sebagai solusi alternatif dari adanya regrouping UPT SMPN 30 menjadi satu dengan UPT SMPN 6 yang menjadi tempat rintisan sekolah rakyat (SR) di kecamatan Sidayu,” tuturnya memaparkan, Rabu 1 Juli 2026.

Selain itu lanjut Hariyanto, wilayah Kedamean perkembangannya sangat pesat. Sehingga perlu adanya dukungan sarana pendidikan terbaik untuk mendukung kemajuan daerah itu. Sekaligus sebagai pilot project dalam pengembangan sekolah negeri berasrama.

“Sekolah yang berencana dibangun oleh Pemkab Gresik, nantinya diberi nama UPT SMPN 35 yang berbasis unggulan. Karena, peserta didiknya merupakan anak-anak terpilih yang memiliki spesifikasi tertentu. Diantaranya, IQ nya harus diatas 120 dan memiliki prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik sesuai dengan yang disyaratkan,” tuturnya.

Hariyanto menjelaskan bahwa sistem penerimaan siswanya dilakukan dengan SPMB khusus dengan tidak memakai jalur domisili dan dilakukan sebelum SPMB reguler, sebab sistem seleksinya calon peserta didiknya adalah mereka yang punya kelebihan kemampuan (anak berbakat) dari seluruh wilayah di Kabupaten Gresik.

“Kami pastikan keberadaan UPT SMPN 35 Gresik, nantinya tidak akan mengerus keberadaan siswa sekolah swasta di Kecamatan Kedamean dan sekitarnya karena segmentasi berbeda,” tegasnya.

Hariyanto menambahkan bahwa Sekolah Unggulan Berasrama UPT SMPN 35 Gresik, bakal dibangun dilahan seluas sekitar 1 – 2 hektar yang berlokasi di wilayah Kecamatan Kedamean.

“Lahan yang akan dibangun sebagai lokasi Sekolah Unggulan Berasrama UPT SMPN 35 Gresik, merupakan Fasum (Fasilitas Umum) sehingga sangat tepat jika di manfaatkan sebagai lembaga pendidikan,” imbaunya.

Sesuai rencana lanjut Hariyanto, Sekolah Unggulan Berasrama UPT SMPN 35 Gresik ditarget bisa terealisasi secepatnya dan saat ini sedang dipersiapkan FS (feasibility study) dan kajian.

“Kami targetkan di tahun ajaran 2027/2028 sudah bisa beroperasi dan tahap awalnya hanya menerima 96 peserta didik atau tiga rombel (rombongan belajar). Dimana, disetiap kelasnya oleh diisi oleh 32 siswa, ” tandasnya

Ditanya perbedaan antara antara Sekolah Unggulan Berasrama UPT SMPN 35 Gresik dengan Sekolah Rakyat yang juga tengah dibangun Pemkab Gresik. Hariyanto menyampaikan terdapat perbedaan mendasar.

“Kalau SR diorientasikan ke anak-anak kurang mampu, tetapi Sekolah Unggulan Berasrama siapapun bisa masuk atau mendaftarkan diri asalkan mempunyai kemampuan yg disyaratkan,” pungkasnya. (Mor)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *