Kementerian PUPR Menggelar Pameran Hari Habitat dan Kota Dunia

Loading

JAKARTA (IndependensI.com)- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar kegiatan pameran selama dua hari, pada tanggal 5 dan 6 November 2017, dalam rangka memperingati Hari Habitat dan Hari Kota Dunia tahun 2017, sebagai bentuk komitmen dan kontribusi untuk mengimplementasikan agenda baru perkotaan yang menempatkan perumahan sebagai inti dari pembangunan perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan termasuk mendorong inisiatif penciptaan ruang terbuka hijau di perkotaan.

Dalam acara ini,  Kementerian PUPR melakukan penandatanganan komitmen pembangunan tata kota yang berkelanjutan yang dilakukan oleh 28 Walikota, Bupati dan Wakil Walikota dan dilanjutkan dengan pembacaan komitmen bersama oleh Walikota Surabaya Tri Rismaningsih.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutan tertulisnya  yang dibacakan oleh Sekjen Kementerian PUPR di peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia Tahun 2017 di Gedung Cipta Karya Kementerian PUPR, Senin (6/11/2017) Mengatakan  “Peringatan ini tidak sekedar peringatan tetapi harus bisa memberikan peran yang nyata dalam rangka membangun kota secara bersama-sama demi tercapainya kota yang dapat dibanggakan masyarakat yaitu kota yang cerdas dalam arti efektif, efisien, aman, nyaman dan produktif serta mempunyai daya saing dan berkelanjutan.”

Saat ini kota sudah menjelma menjadi kawasan yang padat. Sekitar 67 persen penduduk Indonesia memilih tinggal di kota dengan melakukan urbanisasi sehingga mengakibatkan kota menjadi sesak dan muncul berbagai permasalahan perkotaan yang kompleks seperti kawasan kumuh, degradasi lingkungan, meningkatnya kesenjangan sosial, sampai tingkat kriminaliltas yang tinggi.

Di satu sisi, urbanisasi juga telah memberikan kontribusi 74 persen terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto secara nasional. Akibat kompleksnya permasalahan yang ada di kota, sudah selayaknya jika pemerintah daerah, pemerintah pusat, swasta dan masyarakat melakukan berbagai inovasi demi terciptanya tata kota yang baik.

Sementara Sekjen Kementerian PUPR, Anita Firmanti mengatakan “Karena itu perlu kolaborasi bersama antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam rangka menyelenggarakan pembangunan perkotaan yang inovatif, kreatif dan terpadu antara lain melalui peningkatan layanan infrastruktur dasar pemukiman, sanitasi layak, secara proaktif ikut dalam pelaksanaan pembangunan gedung yang tertib dan sesuai Amdal, dan meningkatkan kapasitas unit pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.”

Kegiatan pameran ini diikuti 36 stand yang berasal dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, Perguruan Tinggi sampai kelompok masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Pameran ini bertujuan untuk memamerkan berbagai kemajuan tata kota di Indonesia seperti yang terjadi di Surabaya dalam mengatasi padatnya penduduk di masing-masing wilayah. Kementerian PUPR juga tidak mau ketinggalan memamerkan berbagai macam pencapaian pembangunan infrastruktur perkotaan seperti pembangunan SPAM, bendungan, program pengarusutamaan gender sampai penataaan kawasan perumahan.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama pula, juga digelar side event pameran dan juga talkshow bertema perkotaan. Di acara yang sama pula, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR meluncurkan buku  Panduan Praktis Implementasi Agenda Baru Perkotaan (New Urban Agenda) dan Buku The State of Indonesian Cities 2017 yang dilakukan langsung oleh Kepala BPIW Rido Matari Ichwan dan diserahkan secara simbolis kepada Walikota Ternate Burhan Abdurahman, Bupati Sumbawa Barat Musyafirin, Asosiasi Filantropi Indonesia Timotius Lesmana, dan akademisi Teti Armiati.

“Buku panduan ini bisa menjadi solusi bagi penguatan kapasitas manajemen yang memadai guna memberikan layanan perkotaan yang lebih handal, sekaligus untuk merespon tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks, baik dalam konteks pelayanan internal (human-scale) maupun pelayanan eksternal (regional-scale) sebagai network cities,” katanya dalam sambutan di acara tersebut.

Turut hadir dalam acara Hari Habitat dan Kota Dunia di halaman kementerian PUPR antara lain Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo, Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti, Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Imam Santoso, Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanudin