![]()
Denpasar (Independensi.com) -Diselenggarakan oleh McArt.ist, pameran ini menghadirkan seni kontemporer Turki ke Bali, sekaligus mendorong dialog budaya melalui pertukaran artistik.

McArt.ist, platform seni independen yang berbasis di Istanbul, dengan bangga mengumumkan pembukaan sukses pameran tunggal seniman Turki Halime Türkyılmaz bertajuk “The Heart of the Land” di Art Xchange Gallery, Bali, Indonesia.
Acara pembukaan yang diselenggarakan oleh Art Xchange Gallery ini dihadiri oleh para seniman, kolektor, kurator, profesional seni, dan tamu internasional, serta menarik minat besar dari komunitas seni lokal maupun mancanegara.

Terinspirasi oleh alam, memori, rasa memiliki, dan siklus kehidupan, “The Heart of the Land” mengajak pengunjung untuk merenungkan hubungan mendalam antara manusia dan lanskap tempat kita tinggal. Melalui bahasa artistik yang khas, Halime Türkyılmaz mentransformasikan memori budaya Anatolia menjadi narasi visual universal yang mampu menjangkau berbagai budaya.
Lebih dari sekadar pameran, proyek ini merupakan kolaborasi budaya yang bermakna antara Turki dan Indonesia, sekaligus memperkuat peran seni kontemporer dalam membangun dialog internasional dan hubungan budaya yang langgeng.
Benny Oentoro, Pendiri Art Xchange Gallery, mengatakan: “Di Art Xchange Gallery, kami berkomitmen untuk menciptakan pertukaran budaya yang bermakna melalui seni kontemporer. Kami sangat senang dapat menyambut Halime Türkyılmaz dan McArt.ist di Bali. ‘The Heart of the Land’ mencerminkan nilai-nilai yang melampaui batas geografis dan mengingatkan kita bahwa seni memiliki kekuatan untuk menghubungkan manusia, budaya, serta pengalaman kemanusiaan yang kita bagi bersama.”
Seniman Halime Türkyılmaz berkomentar: “Setiap pohon dalam pameran ini berdiri sebagai saksi bisu bagi kehidupan, harapan, dan rasa memiliki. Berbagi karya-karya ini dengan audiens di Bali memiliki makna yang mendalam bagi saya. Saya percaya bahwa seni berbicara dalam bahasa universal dan memiliki kekuatan untuk menghubungkan orang-orang melampaui batasan budaya.”
Dr. Cem Bülent Ünal, pendiri McArt.ist, menambahkan: “Kami meyakini bahwa seni adalah bahasa universal yang mampu melampaui batas-batas wilayah. Menghadirkan karya Halime Türkyılmaz ke Bali bukan sekadar kesempatan untuk memperkenalkan seni kontemporer Turki kepada audiens baru, melainkan juga langkah lanjutan dalam membangun kemitraan budaya yang langgeng antarnegara melalui seni.”
Pameran ini menandai tonggak penting lainnya dalam visi internasional McArt.ist, memperkuat kolaborasi budaya serta menciptakan peluang baru bagi seniman kontemporer Turki untuk berinteraksi dengan audiens global.
McArt.ist akan terus mengembangkan pameran internasional dan proyek kolaboratif yang menghubungkan seniman, institusi, kolektor, dan komunitas kreatif di seluruh dunia. (hd)
