![]()
Prosesi wisuda dengan tema “Merawat Nalar, Menjaga Adab: Sarjana Pesantren untuk Membangun Peradaban Bangsa” mengukuhkan ratusan sarjana itu. Dihadiri oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al- Fattah, KH. Abdul Hamid bersama jajaran Rektorat,
Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) M. Fahrudin Ali Fikri yang mewakili Bupati Lamongan serta pakar pendidikan tinggi sekaligus alumni STIT Al-Fattah, Prof. Dr. H. Asror Yusuf.
Dalam sambutanya, rektor Universitas Bilfath, Prof. Dr. H. Nur Ahid menyampaikan rasa terimakasih pada segenap wali wisudawan. Menurut Rektor, keberadaan lulusan yang tuntas menjalani proses akademik merupakan hasil dari perjuangan dan dorongan para orang tua.
”Kepada para orang tua, Bapak, ayah dan ibu yang kami hormati, hari ini juga merupakan hari kebahagiaan Bapak dan Ibu. Di balik keberhasilan seorang sarjana, hampir selalu terdapat kisah perjuangan keluarga yang tidak terlihat.” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Rektor turut memberikan serangkaian pesan agar lulusan tahun ini terus mewarnai jejak masa depan dengan membawa manfaat dan perbaikan sesuai tugas kemanusiaan dan kewajiban kaum intelektual.
“Saya berharap, semua yang lulus pada hari ini, terus memberi manfaat pada zaman sesuai tanggung jawab keilmuan dan kemanusiaan,” tuturnya.
Sementara, Kepala Dinas Perkim Lamongan, M. Fahrudin Ali Fikri menyampaikan rasa bangganya pada ratusan lulusan Universitas Bilfath yang sampai pada titik mengikuti prosesi Wisuda.
Mewakili Bupati Lamongan, ia menyambut para lulusan sekaligus mendorong untuk berkontribusi pada pembangunan dan kemajuan Kabupaten Lamongan sesuai bidang keilmuan masing- masing.
“Saya mewakili bapak Bupati, berharap lulusan Universitas Bilfath yang wisuda tahun ini, maupun tahun selanjutnya bisa terlibat dalam pembagunan dan kemajuan Kabupaten Lamongan,” tandasnya. (Her)




