Selama kepemimpinannya banyak kebijakan yang tidak lepas dari kontroversi. Namun, Dito percaya Erick Thohir dengan pengalaman panjangnya mampu membawa olahraga Indonesia terbang lebih tinggi.
Erick menilai olahraga tidak hanya soal prestasi, tetapi juga harus menjadi alat pemersatu bangsa. Ia juga menekankan peran penting pemuda Indonesia sebagai penggerak masa depan.
Tanah itu sebenarnya sudah ditindaklanjuti dengan pengukuran oleh dua pegawai BPN Pekanbaru. Namun setelah pengukuran dilakukan, proses sertifikasi terhenti tanpa kejelasan.
Modernisasi tidak harus menjauhkan manusia dari akar budayanya. Masita menunjukkan bagaimana nilai tradisi dapat berjalan berdampingan dengan semangat keberlanjutan.
UGM berupaya menjadikan pemuda Margokaton sebagai pelopor jurnalisme warga yang tidak hanya mengabarkan informasi, tetapi juga menjaga keutuhan bangsa.