Kesiapan ini sebagai konsekuensi wilayah Korem 174/ATW yang sangat luas meliputi lima kabupaten, dimana wilayah Kabupaten Merauke dan Mimika sebagai tempat gelaran ajang olahraga nasional tersebut.
Kerja sama yang dilakukan oleh semua unsur pengamanan dari semua unsur seperti Polda Papua, Lantamal X Jayapura dan Lanud Silas Papare telah dapat dilaksanakan dengan baik.
Di tunggal putra, seeded teratas juga masih bertahan. Tak hanya di tunggal, David Agung Susanto juga sukses melewati babak 16 besar nomor ganda putra berpasangan dengan Christopher Rungkat.
JAKARTA (Independensi.com) – Penyelanggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua merupakan salah satu bukti kesiapan Papua di bidang infrastruktur. Tidak
Dua emas beregu putra-putri di Papua ini mengulang prestasi PON 2016. Mengusung target sapu bersih tujuh emas tenis, Jatim yang mendominasi daftar unggulan di nomor tunggal.
Lantamal X Jayapura mendukung kebijakan pemerintah dan merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut dalam rangka mendukung percepatan program vaksinasi nasional.
Sukses diharapkan datang dari ganda putra, tunggal putra, dan ganda campuran. Namun di ketiga nomor itu tim Merah Putih gagal menuai kemenangan. Sebaliknya, di tunggal putri dan ganda putri justru memberikan penampilan terbaiknya.
Istora Bangkit dimanfaatkan sebagai arena pertandingan cabang senam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, selain enam gedung lainnya yang juga resmi beroperasi, yakni akuatik, kriket, sepatu roda, dayung dan panahan.