Petugas Polri sedang mengarahkan pemudik pesepeda motor melakukan pemeriksaan kesehatan di Pos Pelayanan Chek Point di Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi. (foto:jonder sihotang)

Dirlantas Polda Metro Jaya : Layani Masyarakat dengan 3 S

BEKASI IndependensI.com) – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Panggara mengimbau agar semua aparat kepolisian senantiasa waspada dan penuh kesiapsiagaan. Lalu bekerja sesuai dengan prosedur yang ada serta melayani masyarakat dengan Senyum, Sapa dan Salam (3S).

Imbauan itu disampaikan Kamis  kemarin saat mengunjungi personilnya yang tergabung dalam Operasi Ramadniya 2017, di Pos Chek Point dan Pos Pelayanan Pam Lebaran, Kedungwaringin Kabupaten Bekasi.

Ia juga mengimbau agar setiap personil menjaga kondisi fisiknya untuk menjalankan tugas-tugas yang diberikan dengan sebaik-baiknya. “Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H tahun 2017, Polres Metro Bekasi Kabupaten telah menyediakan 13 Pos Pam, 2 Check Point dan 1 Pos Pelayanan yang tersebar di wilayah titik kepadatan dan rawan arus lalu lintas untuk memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan mudik ke luar kota ataupun bepergian dalam kota.

Kesiapan personel dan sarana prasarana yang bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan instansi lainnya, dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sejak diberlakukannya Operasi Ramadniya 2017 pada hari Senin 19 Juni 2017, dan berakhir tanggal 4 Juli 2017.

Salah satu tempat peristirahatan Check Point Kedung Waringin, sudah ramai dilewati pengendara sepeda motor yang akan mudik ke luar kota. Beberapa fasilitas pelayanan yang diberikan dapat bermanfaat oleh masyarakat untuk beristirahat dalam perjalanan yang cukup jauh.

Memasuki H-2 ini, sudah terjadi keramaian dan kepadatan yang melewati jalur pantura.

Para personil polri terlihat sedang memberikan pelayanan kepada pemudik dan pengguna kendaraan mobil dan pesepeda motor. Para pemudik diminta selalu mengutamakan keselamatan diri, melakukan pengececkan kesehatan di tempat – tempat istirahat dengan pijit refleksi pada kursi yang telah disediakan serta pengisian bahan bakar minyak.

Dalam pelayanan kesehatan kepada pemudik, juga ikut berperan PT Jasa Raharja Perwakilan Bekasi. “Kami bergabung dengan kepolisian dalam pelayanan kesehatan kepada pemudik,” ujar Kepala Perwakilan Jasa Raharja Bekasi, Heru Edy Satosa.

Ia mengatakan, pihaknya bersama aparat kepolisian terus memantau kondisi lalu lintas. Jika ada kecelakaan di jalanan, petugas kami sudah siap membantu memberikan pelayanan hingga ke rumah sakit.

Jasa Raharja kata Heru, sesuai Peraturan Menteri Keuangan mulai Juni 2017 telah menambah dana santunan kepada korban meninggal Rp 50 juta dan biaya pengobatan rumah sakit maksimal Rp 20 juta. (jonder sihotang)