Foto bertanggal 11 September 2016 ini memperlihatkan Jerry Lewis menjadi pembicara dalam kegiatan amal Criss Angel’s HELP (Heal Every Life Possible) di Luxor Hotel and Casino, Las Vegas, AS. Acara itu diselenggarakan untuk menggalang dana buat penelitian dan perawatan kanker anak-anak. (AFP)

Komedian Jerry Lewis Meninggal

JAKARTA (IndependensI.com) – Aktor komedi veteran Hollywood, Jerry Lewis, meninggal di usia 91 tahun di kediamannya di Las Vegas, AS, Minggu (20/8/2017). Lewis dikenal sebagai salah satu bapak lawak dunia selama lebih dari enam dasawarsa berkarier di panggung dan film.

Nama Lewis tenar di era 1950an dan 1960an. Dia juga dikenal sebagai penulis dan filantropis.

“Dengan sedih saya mengabarkan bahwa hari ini dunia kehilangan salah seorang manusia yang penting,” kata humasnya, Nancy Kane, seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (21/8/2017).

“Jerry meninggal dalam damai, karena sebab alamiah, di rumahnya serta ditemani keluarga dan teman-temannya,” ujarnya.

Para penggemar meletakkan bunga di atas kedua bintang Lewis di Hollywood Walk of Fame. Bioskop TCL Chinese Theater di Hollywood meredupkan lampunya pada Minggu malam untuk menghormati Lewis. Pada 2014, Lewis mencetakkan telapak tangan dan kakinya di depan bioskop itu.

Di luar panggung, Lewis adalah seorang filantropis sejati. Tanpa kenal lelah dia terus berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat tentang muscular dystrophy. Penyakit ini menyebabkan penderitanya lemah karena penyusutan massa otot.

Selama 45 tahun, dia berhasil mengumpulkan sekitar US$2,45 juta untuk memerangi penyakit itu lewat acara televisi tahunan.

Joseph Levitch, begitu nama aslinya, lahir di Newark, New Jersey, 16 Maret 1926. Darah entertainer dari kedua orang tuanya mengalir di tubuh Lewis. Usianya baru lima tahun ketika pertama kali tampil di atas panggung dalam lakon “Brother, Can You Spare a Dime?”.

Di usia 15 tahun, dia semakin serius menekuni seni peran dan memiliki rekaman dialog untuk tampil secara lipsync. Di usia 20 tahun, kariernya mulai cerah setelah bertemu Dean Martin.

Keduanya saling mengisi dalam aksi komedi yang kini kita bilang klasik. Aksi mereka termasuk slapstick, serta ejekan lewat suara maupun fisik. Mereka kemudian dapat kontrak jangka panjang dari Paramount Pictures.

“Lelucon itu bukan bodoh,” kata bintang komedi Jim Carrey, yang sejak dulu mengaku terinspirasi oleh Lewis.

“Jerry Lewis adalah seorang jenius yang amat berbakat, komedi absolut! Saya menjadi seperti ini karena dia,” cuitnya di Twitter.

Beberapa film Lewis yang terkenal antara lain “It’s a Mad, Mad, Mad, Mad World” (1959), “The Geisha Boy” (1958), dan “Funnybones” (1984).

Catatan box office-nya, selama hampir 50 tahun, mencapai total US$800 juta. Jumlahnya amat mengesankan karena di masa keemasannya harga tiket bioskop tidak lebih dari 50 sen.

Setelah bermain bersama dalam 17 film, Lewis dan Martin berpisah pada 1956. Lewis melanjutkan kariernya sebagai aktor komedi di Hollywood. Pada 1983, dia tampil di film karya Martin Scorsese, “The King of Comedy”, bersama aktor Robert De Niro.