Petenis Spanyol, Rafael Nadal, berpose dengan trofi juara setelah mengalahkan petenis Afrika Selatan, Kevin Anderson, pada final tunggal putra US Open di New York, AS, Senin (11/9/2017) pagi WIB. (AFP)

Trofi US Open Lengkapi Sukses Nadal

JAKARTA (IndependensI.com) – Rafael Nadal menggambarkan tahun 2017 sebagai “salah satu tahun terbaik dalam kariernya”. Petenis Spanyol itu melengkapi keberhasilannya tahun ini dengan trofi juara tunggal putra US Open.

Pada final di New York, Senin (11/9/2017) pagi WIB, Nadal mengalahkan peringkat 32 dunia, Kevin Anderson. Nadal menang tiga set langsung 6-3, 6-3, 6-4.

Nadal mengoleksi trofi French Open ke-10 pada Juni lalu. Sebelumnya, dia menjadi runner-up Australian Open setelah dikalahkan Roger Federer di final.

“Dari sisi haril, tahun ini adalah salah satu yang terbaik dalam karier saya,” kata Nadal tentang keberhasilannya meraih dua gelar juara Grand Slam di tahun yang sama. Inilah keempat kalinya dia melakukannya.

Andai Nadal tampil lebih baik di Wimbledon, tahun ini pasti lebih dikenang. Pada ajang Grand Slam di Inggris itu, Nadal dikalahkan Gilles Muller di babak keempat.

“Saya sudah meraih gelar juara, bermain di tiga final Grand Slams. Hasilnya cukup melimpah tapi tentu saja tidak mudah diraih. Di Grand Slam lain yang saya gagal masuk final, saya kalah 15-13 di set kelima di perempat final,” kata Nadal seperti dikutip kantor berita AFP.

“Tahun ini adalah tahun yang kompetitif buat saya. Di lapangan tanah liat, saya memenangi hampir setiap pertandingan. Tentu saja musim ini juga emosional karena saya melewati periode sulit akibat cedera,” ujarnya.

Kemenangan Nadal di New York kali ini menjadi babak terbaru dominasinya di kelompok elite tenis dunia.

Sejak Wimbledon 2003, 53 dari 58 trofi Grand Slam hanya diraih lima orang petenis putra. Federer menjadi kolektor terbesar dengan 19 trofi. Nadal mengumpulkan 16 trofi dan Novak Djokovic 12 kali juara. Andy Murray dan Stan Wawrinka masing-masing tiga kali menjuarai Grand Slam.

Di luar kelompok elite itu, lima petenis lain yang mampu menjadi juara adalah Andy Roddick, Gaston Gaudio, Marat Safin, Juan Martin del Potro, dan Marin Cilic.

Tahun ini, hanya Federer dan Nadal yang menjuarai Grand Slam. Federer meraih trofi Australian Open dan bikin rekor delapan kali juara Wimbledon.