Sekjen PUPR Hadiri HUT LIPI Ke 50 Tahun

JAKARTA (IndependensI.com)– Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anita Firmanti mewakili Menteri PUPR menerima Buku “50 Tahun Kiprah LIPI untuk Bangsa” saat menghadiri peringatan 50 tahun Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Malam Penghargaan Indonesia Science Expo 2017 di Balai Kartini, Jakarta.

Momen ini merupakan ajang berkumpulnya para peneliti untuk saling bertukan pikiran, ide, dan gagasan untuk menghasilkan berbagai penelitian yang bermanfaat bagi pembangunan nasional. Kehadiran Anita, selain sebagai Sekretaris Jenderal yang mewakili Menteri PUPR, juga karena beliau adalah seorang peneliti yang telah dikukuhkan sebagai profesor riset untuk bahan bangunan, terutama kayu untuk konstruksi rumah yang berkelanjutan.

Terkait inovasi hasil penelitian, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pernah menyatakan bahwa inovasi hasil penelitian merupakan salah satu dari lima inovasi utama dalam akselerasi pembangunan infrastruktur. Kelima inovasi tersebut adalah kerangka hukum dan perundangan yang kondusif, inovasi pembiayaan dan pendanaan pembangunan infrastruktur, kepemimpinan yang kuat, koordinasi antar lembaga yang solid, dan juga penerapan hasil penelitian dan teknologi terbaru.

Melalui Balitbang, Kementerian PUPR telah menghasilkan lebih dari 25 teknologi bidang jalan dan jembatan yang mampu mendukung kebutuhan program peningkatan konektivitas. Salah satu yang saat ini telah diterapkan adalah Teknologi Corrugated Mortar Busa Pusjatan (CMP) yang telah diterapkan dalam pembangunan Flyover Antapani di Bandung dan Flayover Klonengan di Brebes yang  konstruksinya dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 4 bulan atau penghematan waktu 50 persen, serta penghematan biaya hingga 70 persen.

Pelaksana Tugas Ketua LIPI, Bambang Subiyanto dalam sambutannya mengatakan, sejak awal berdirinya 23 Agustus 1967, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memandang ilmuan-ilmuan, pihak swasta, dan generasi muda science Indonesia yang berprestasi pantas dan layak mendapatkan penghargaan.

Untuk membangun sumber daya manusia dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, LIPI giat melakukan pembinaan ilmiah sejak usia dini dan melakukan pembinaan serta pengembangan peneliti hingga memberikan gelar profesor, dan tak lupa pemberian penghargaan ilmu pengetahuan.

“Berbagai inovasi dan karya anak bangsa patut kita hargai, melalui Indonesia Science Expo 2017 ini LIPI ingin terus menggugah kesadaran dari pemerintah dan masyarakat akan pentingnya ilmu pengetahuan,” ujar Bambang.

Berbagai karya peneliti dan juga calon ilmuwan Indonesia selama empat hari ini dipamerkan, juga 30 acara workshop, termasuk para pakar dalam dan luar negeri membahas kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi