Apel bersama kesiapan 0perasi Zebra Polres dan Kodim Bekasi. (foto:jonder sihotang)

Gelar Operasi Zebra 2017, Polri dan TNI Apel Bersama

BEKASI (IndependensI.com)-  Apel bersama antara polri dan TNI digelar di halaman Polres Metro Bekasi Kabupaten, Selasa (31/102017). Apel dipimpin Wakapolres setempat Ajun Komisaris Besar Putu Putra Sadana dalam rangka kesiapan Operasi Zebra Jaya yang akan dilaksanakan mukai 1 November 2017

Dalam apel melibatkan anggota Kodim 0509 dan anggota Dinas Perhubungan  Kabupaten Bekasi mengerahkan ratusan. Apel bertujuan mengecek kesiapan anggota yang akan terlibat dalam operasi tersebut.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” ujar  Putu.

Disebutkan, sesuai  data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2016 sejumlah 2.623 kejadian mengalami penurunan 518 kejadian -16 persen dibandingkan periode yang sebelumnya tahun 2015 sejumlah 3.141 kejadian. Jumlah korban meninggal dunia operasi zebra tahun 2016 sejumlah 649 orang.

Ini mengalami penurunan sejumlah 129 orang atau 17 persen dibandingkan periode yang sebelumya  tahun 2015 sejumlah 778 orang. Jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2016 sejumlah 356.101 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 228.989 lembar dan teguran sejumlah 127.112 lembar.

“Kita menyadari, bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya, dalam hal ini menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas,” katanya

Maka, guna mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas.

Karena itu diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas, sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas.

Sesuai amanat undang-undang nomor 22 tahun  2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan katanya, maka perlu mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (kamseltibcar lantas).

Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Ke empat  point di atas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah, dan solusinya yang diterima dijalankan oleh semua pihak dalam melaksanakan amanat.

Dan sesuai undang-udang, polisi lalu lintas memiliki fungsibedukasi, engineering (rekayasa), enforcement (penegakkan hukum), identifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor. Juga  berfungsi sebagai pusat komunikasi, koordinasi dan kendali, serta informasi,  koordinator pemangku kepentingan lainnya, memberikan rekomendasi dampak lalu lintas dan Korwas PPNS  ke delapan fungsi tersebut diimplementasikan pada fungsi-fungsi polantas.

Adapun pelaksanaan Operasi Zebra
mulai tangal 1  sampai 24 November serentak di seluruh Indonesia. Sasaran operasi kelengkapan kedaraan ( lampu, plat nomor standart, kelengkapan surat – surat, dan  disiplin berkendara dan mematuhi rambu jalan, marka jalan dan lainnya. (jonder sihotang)