Ilustrasi. Seorang pria sedang memandang ke arah papan bursa saham yang turun. (Ist)

Selasa Pagi, IHSG Dibuka Melemah

JAKARTA (Independensi.com)  – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (28/11/2017) dibuka melemah sebesar 9,48 poin di tengah minimnya sentimen positif yang beredar.

IHSG BEI dibuka melemah 9,48 poin atau 0,16 persen menjadi 6.055,10, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,41 poin (0,24 persen) menjadi 1.017,23.

“Sentimen positif baik dari eksternal dan internal yang relatif terbatas, mmebuat pergerakan IHSG cenderung tertahan,” kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Selasa.

Dari eksternal, Nico Omer mengemukakan bahwa investor sedang menyoroti perkembangan rencana reformasi pajak AS yang masih dibayangi ketidakpastian menyusul adanya halangan dari senat Amerika Serikat yang mengajukan reformasi pajak berbeda dari rencana sebelumnya.

Sementara dari domestik, lanjut dia, investor seedang mencermati hasil review perkembangan ekonomi Indonesia dari lembaga pemeringkat global Fitch Ratings dan Moody’s di tengah kinerja penerimaan negara yang relatif masih rendah.

“Sebagian pelaku pasar khawatir kondisi itu dapat mempengaruhi pada peringkat utang Indonesia. Namun, pemerintah optimistis terhadap fundamental ekonomi nasional akan terus membaik,” katanya.

Sementara itu, analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan bahwa koreksi saham di dalam negeri bersifat jangka pendek, hal itu wajar terjadi setelah IHSG sempat mencatatkan reor tertinggi barunya.

“Dengan fundamental ekonomi nasional yang masih kuat maka dapat dijadikan momentum bagi investor untuk tetap melakukan akumulasi beli dalam jangka panjang,” kata William Surya Wijaya.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 64,16 poin (0,29 persen) ke 22.559,36, indeks Hang Seng melemah 50,46 poin (0,17 persen) ke 29.635,73 dan Straits Times melemah 0,49 poin (0,01 persen) ke posisi 3.435,27. (Ant)