Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim saat memberikan penjelasan terkait pelayanan air bersih.(foto:jonder sihotang)

Tahun 2022, Cakupan Pelayanan Air Bersih di Bekasi 80 Persen

BEKASI (IndependensI.com) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi mencanangkan tahun 2022 sanggup memenuhi target Millenium Development Goals (MDGs) terkait pemenuhan air bersih kepada masyarkat.

Tahun 2017 ini saja, sedikitnya 12.000 sambungan langganan (SL) kepada pelanggan baru sudah rampung. Kemudian, tahun 2018 sedikitnya 40.000 SL baru ditargetkan akan terealiasi. Guna memenuhi hal itu serangkaian percepatan tengah diintensifkan.

Penjelasan itu Hal disisampaikan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim pada acara  “coffee morning”, Kamis (14/12/2017).

Usep mengatakan, sesuai target MDG’s, PDAM harus mampu melayani kebutuhan air bersih bagi sedikitnya 80 persen  warga perkotaan dan 60 persen warga pedesaan. Target tersebut belum terpenuhi dikarenakan keterbatasan kemampuan PDAM.

“Yang sudah terealisasi hingga kini PDAM Tirta Bhagasasi baru mempunyai 221.952 SL, dengan rincian sekitar 90 ribuan berlokasi di Kota Bekasi, dan sisanya ada di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Secara bertahap, jumlah sambungan langganan tersebut akan terus ditingkatkan. Di tahun 2018, target penambahan yang dipatok PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi sebanyak 40.000 sambungan langganan di wilah Selatan Kabupaten Bekasi.

“Target pemasangan 40.000 sambungan langganan itu sebenarnya lebih kecil daripada tambahan kapasitas produksi kami, sehingga target 2018 optimistis bisa kami penuhi,” katanya.

Usep merinci, pada akhir tahun 2017 pihaknya berhasil merealisasikan penambahan kapasitas produksi air sebesar 3.200 liter per detik. Kapasitas sebesar itu bisa memadai untuk memasok kebutuhan sampai 180.000 sambungan langganan.

Tambahan kapasitas produksi itu disumbangkan oleh operasional instalasi pengolahan air baru di Cabang Tambun berkapasitas 400 liter per detik dan Cabang Cikarang Selatan sebesar 1.300 liter per detik,” katanya.

Setelah kehadiran instalasi baru yang membuat peningkatan kapasitas produksi air tersebut, PDAM Tirta Bhagasasi kini tengah berfokus pada pembangunan Jaringan Distribusi Utam (JDU) untuk melayani pelanggan di Cikarang Utara, Cikarang Selatan, dan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Target pemenuhan cakupan pelayanan air berish 60 sampai 80 persen hingga 2022, juga sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah daearh (RPJMD) Pemkab Bekasi, Usep  menambahkan. (jonder sihotang)