Plafon ruangan KPU Kota Bekasi ambruk akibat atap bocor. (ist)

Baru Selesai Dibangun, Plafon Kantor KPU Ambruk

BEKASI (IndependensI.com)-  Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan Ir H Juanda,  Kecamatan Bekasi Timur, baru akhir tahun 2017 lalu selesai direhabilitasi. Biaya pembangunannya  sampai miliaran rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pemerintah setempat.

Naas,  plafon kantor dibagian sekretariat KPU itu, ambruk. Penyebabnya karena atap bocor sehingga plafon yang terbuat dari bahan gypsun, ambruk, Senin (15/1/2017) siang. Akibatnya,  seorang korban mengalami luka ringan, kata Komisioner KPU Kota Bekasi, Syafrudin.

Peristiwa  terjadi pukul 13.45 WIB, tepatnya di ruang kerja Sekretaris KPU Kota Bekasi Kus Martini,  dan di ruang Kasubag Program dan Data, lantai dua.

Plafon berbahan dasar gypsum itu secara tiba-tiba ambruk menimpa seorang office boy bernama Jamal.

“Korban mengalami lecet di beberapa bagian tubuhnya karena terserempet gypsum yang ambruk,” katanya.

Plafon di ruang Sekretaris KPU Kota Bekasi setengahnya ambruk, sementara di ruang Kasubag Program dan Data KPU Kota Bekasi seluruhnya ambruk.

“Kebetulan sekretaris maupun Kasubag Program dan Data sedang tidak di lokasi, hanya ada Pak Jamal saja yang sedang bersih-bersih,” kata Syafrudin.

Akibat insiden tersebut,  sejumlah aktivitas kerja terpaksa dihentikan akibat faktor pemadaman listrik di seluruh kantor kerja KPU.

Ativitas yang terganggu, kata dia, di antaranya pelayanan pencocokan data dan penelitian (Coklit), kegiatan pemeriksaan dan penelitian awal berkas kandidat dan rutinitas sekretariat KPU Kota Bekasi.

Syafrudin mengaku heran dengan kejadian itu, alasannya, kantor KPU yang beralamat di Jalan Ir H Djuanda Nomor 167, Bekasi Timur itu baru saja direhabilitasi pada Oktober 2017.

“Kami baru menempati kantor ini sejak 1 Januari 2018. Bangunan ini baru saja diperbaiki pada Oktober 2017. Mungkin karena saluran air di atap kantor yang tersumbat sampah sehingga airnya tergenang dan membuat plafon ambruk,” katanya.

Hal itu juga diungkapkan Ketua KPU Ucu Asmarasandi.  Sebelum abruk, plafon basah karena atapnya bocor. Kemudian, plafon dari bahan gypsun ambruk.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perumahan Kota Bekasi, Dadang Ginanjar mengaku telah merespons laporan terkait ambruknya plafon kantor KPU.

Disebutkan, bangunan itu belum sepenuhnya rampung diperbaiki. Dan kerusakan secepatnya akan diperbaiki. Ia juga mengaku bahwa bangunan KPU itu barua direhab. (jonder sihotang)