Panen dilakukan oleh Poktan Tani Karya dengan luas 1 hektare (ha). (Humas Kementerian Pertanian)

Suka Cita Petani Hinai Sambut Panen

JAKARTA (Independensi.com) – Hinai salah satu Kecamatan Langkat yang terkenal dengan keramik gerabahnya, umumnya masyarakat setempat bermata pencaharian sebagai petani dan pada pagi hari yang cerah, Sabtu (20/1/2018) saat matahari masih malu-malu menunjukan jati dirinya, para Petani Desa Sukajadi telah bersiap melakukan panen dengan bersuka cita.

Demikian dalam keterangan pers diterima Independensi.com, Sabtu.

Panen kali ini dilakukan oleh Poktan Tani Karya dengan luas 1 hektare (ha) yang dihadiri oleh Koordinator Penyuluh Kec. Hinai, Kepala BPTP Sumut, LO Langkat, Peneliti dan Penyuluh BPTP Sumut, Babinsa dan PPL.

Menurut PPL Desa Sukajadi, Ibu Elpia panen di Sukajadi sudah dilakukan sejak awal Januari 2018 dengan seluas 250 ha dan luas baku Sukajadi 265 ha, varietas yang dipanen hari ini Hibrida Gold Buyer dengan hasil mencapai 9-10 ton/ha katanya dengan antusias.

Kepala BPTP Balitbangtan Sumut menyampaikan pentingnya pergiliran varietas untuk memutus rantai hama penyakit pada pertanaman dan penggunaan varietas unggul Balitbangtan juga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas, selain itu penerapan sistem tanam Jajar legowo 2:1 dapat memberikan kemudahan petani dalam pemeliharaan tanaman, penyerapan cahaya matahari juga dapat diterima secara optimal jelasnya.

Sementara itu ketua Poktan Tani Karya, Bapak Hasim mengatakan mereka sangat berminat untuk menanam dan mengembangkan varietas baru Balitbangtan untuk itu Beliau mengharapkan bantuan BPTP Sumut agar dapat memfasilitasi ketersediaan benih unggul Balitbangtan tersebut.

Selanjutnya Bapak Baihaqi selaku koordinator Penyuluh Kec. Hinai mengharapkan agar panen hari ini dapat menyediakan beras untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Hinai sehingga pasokan beras bisa diperkirakan cukup dan sekaligus dapat membuat harga beras yang beredar relatif stabil. Harga rata-rata gabah panen Rp. 4.700 – Rp. 4.800/kg, sedangkan harga gabah kering giling berkisar beras Rp.5.200 – Rp 5.400,-/kg.