Foto bertanggal 17 Mei 2011 ini memperlihatkan Pemimpin dan CEO Wynn Resorts Limited, Steve Wyn, berbicara dalam jumpa pers usai rapat umum perusahaan di Makau. (AFP)

Trump Kehilangan “Kasir”

JAKARTA (IndependensI.com) – Bos kasino Las Vegas, Steve Wynn, mundur dari posisi ketua bidang Komite Nasional Republik (RNC). Dia mengundurkan diri menyusul mencuatnya lagi tuduhan pelecehan seksual di masa lalu.

Miliarder berusia 76 tahun itu adalah salah satu pesaing usaha Donald Trump sebelum menjadi pendukung politik sang presiden. Wynn menjadi “kasir” RNC setelah Trump dilantik pada Januari 2017.

Wynn membantah semua tuduhan yang dipublikasikan The Wall Street Journal pada Jumat (26/1/2018). Dia balik menuduh mantan istrinya, Elaine, berusaha mempermalukannya untuk mendapatkan uang lebih besar dari perjanjian perceraian.

“Hari ini saya menerima pengunduran diri Steve Wynn dari posisi ketua bidang keuangan Komite Nasional Republik,” kata ketua RNC, Ronna Romney McDaniel, dalam pernyataannya, Sabtu (27/1/2018).

Politico mengatakan bahwa McDaniel sudah membahas masalah ini dengan Trump pada Sabtu pagi. Trump baru kembali ke AS dari Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Jumat malam.

Hotel dan kasino Wynn di Las Vegas, AS.

Steve Wynn adalah salah satu tokoh yang mencuat di dunia judi. Pemilik kasino di Las Vegas dan Makau itu merupakan salah satu donor utama Partai Republik.

Wynn dituduh memaksa seorang penata kuku tidak lama setelah membuka kasino Wynn Las Vegas pada 2005. Journal melaporkan bahwa Wynn membayar uang tutup mulut sebesar US$7,5 juta kepada perempuan yang sudah menikah itu.

“Dugaan bahwa saya pernah menyerang perempuan mana pun adalah tuduhan yang tidak masuk akal,” kata Wynn dalam pernyataannya.

“Saat ini semua orang bisa menuduh siapa pun, tanpa peduli kebenarannya, dan orang yang dituduh hanya punya pilihan menerima tuduhan yang memalukan atau menghadapi tuntutan hukum selama bertahun-tahun,” ujarnya.

Journal menambahkan bahwa para karyawan Wynn tidak berani mengungkap perilaku buruk bosnya karena takut dipecat. Disebutkan juga bahwa gaji yang diberikan Wynn adalah yang tertinggi di Las Vegas.

Salah satu mantan terapisnya mengatakan bahwa Wynn memerintahkannya merangsang alat kelaminnya dalam sesi pijat. Perempuan itu mengaku terpaksa memenuhi permintaan tersebut karena Wynn adalah bosnya.

Mantan karyawan lain mengungkapkan bahwa Wynn pernah menggesekkan alat kelaminnya dan mengatakan apa yang bisa dilakukannya. Dia juga bercerita bahwa Wynn pernah merangkul pinggangnya dan meminta dia menciumnya.

Wynn Resorts, yang mempekerjakan 23.000 orang karyawan di seluruh dunia, mengatakan tidak pernah menerima pengaduan atas sikap Wynn.

The Wall Street Journal tidak sembarangan menurunkan laporannya. Surat kabar itu mengatakan menghubungi lebih dari 150 orang yang bekerja atau pernah bekerja di perusahaan Wynn.

Benar atau tidak tuduhan tersebut, pemberitaan ini telah memaksa Steve Wynn mundur dari panggung politik. Sejak laporan itu terbit, saham perusahaannya juga turun 7,8 persen.

One comment

Comments are closed.