Pjs Wali Kota Bekasi R Ruddy Gandakusumah saat meninjau erosi Kali Bekasi akibat banjir. (humas)

Perlu Penanganan: Pinggir Kali Bekasi  Longsor Tergerus Banjir

BEKASI (IndependensI.com)- Pembebasan lahan buat pembangunan polder atau tempat penampungan air ketika banjir, salah satu yang tepat mengatasi banjir. Maka, anggaran pembebasan tanah tahun 2019, sudah harus masuk musyawarah rencana pembangunan (musrembang) 2019.

“Di musrenbang 2019 sudah masuk, tinggal dikawal saja terkait pembebasan lahannya dan rencana pembangunan menjadi polder air. ” kata Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R Ruddy Gandakusumah saat meninjau beberapa lokasi banjir, Senin (26/2/2018)

Ruddy  bersama aparaturnya meninjau  banjir di wilayah Kecamatan Bekasi Utara. Lokasi pertama yang ditinjau di RW 09 Kelurahan Teluk Pucung. Beberapa rumah di wilayah itu terkena longsor akibat erosi aliran Kali Bekasi

“Pencegahan erosi Kali Bekasi perlu dilakukan agar tidak merembet ke rumah warga lainnya,” ucap Ruddy.

Lokasi kedua meninjau kesigapan polder Villa Indah Permai.  “Terkait mesin pompa sudah maksimal mengalirkan genangan saat hujan turun. Namun operatornya perlu lebih siaga bila sewaktu-waktu banjir terjadi. Mungkin perlu penambahan personil dan keterlibatan pihak RW ,” kata Ruddy.

Ruddy juga ke lokasi  Pondok Ungu Permai di Perumahan Graha Persada Sentosa.  Rencananya di wilayah ini akan dibangun polder air. Menurutnya warga siap bila lokasi tersebut dijadikan polder air bahkan tertuang dalam kesepakatan forum komunikasi rukun warga (FKRW) Bekasi Utara. (adv/humas/jon)