Usain Bolt
Usain Bolt. (foto istimewa)

Bolt Tantang Robbie Williams di Old Trafford

JAKARTA (IndependensI.com) – Mimpi Usain Bolt menggocek bola di rumput Old Trafford menjadi kenyataan.

Mantan sprinter dunia itu akan bermain di Theater of Dreams dalam laga amal bertajuk Soccer Aid 2018 pada 10 Juni mendatang.

Peraih medali emas Olimpiade akan menjadi kapten tim Soccer Aid World XI dalam debut sepak bola di Stadion Old Trafford, Manchester. Tim bertabur bintang sprinter asal Jamaika itu akan menghadapi tim Inggris yang dipimpin Robbie Williams.

Bolt, yang tampil di sprint kompetitif terakhirnya di Kejuaraan Dunia di London tahun lalu, mengatakan: “Ini impian saya menjadi pemain sepak bola profesional. Jadi, bisa melangkah di rumput Old Trafford pada Juni nanti, dan bermain melawan sejumlah  legenda besar sepak bola itu akan menjadi luar biasa.”

Bolt, 31 tahun, merupakan fans berat Manchester United. Dia mengaku sangat menikmati sensasi berkompetisi di depan penonton. Bolt mengancam skuat Robbie Williams, bahkan sudah menyiapkan selebrasi jika mencetak gol.

“Robbie dan timnas Inggrisnya harus waspada karena saya tidak akan mudah untuk mereka! By the way, saya sudah punya perayaan istimewa yang disiapkan saat mencetak gol,” imbuh Bolt.

Will Ferrell, Jack Whitehall, Woody Harrelson, Gerard Butler, Jamie Redknapp, dan Alan Shearer pernah bermain di tahun-tahun sebelumnya sejak pertandingan amal dua tahunan itu dimulai tahun 2006.

Namun untuk tahin ini nama-nama bintang akan diumumkan pekan-pekan mendatang. Acara ini telah mengumpulkan 24 juta pounds untuk membantu anak-anak sejak 2006.

Robbie Williams, yang merupakan co-founder Soccer Aid dan kapten Tim Inggris di laga amal nanti mengaku senang event ini kembali hadir. “Meraih gelar untuk Tim Inggris tahun ini akan tetasa lebih manis dengan Usain memimpin Soccer Aid World XI.”

“Saya tidak sabar untuk memimpin Tim Inggris pada Minggu, 10 Juni, di Old Trafford dalam permainan yang tidak seperti pertandingan yang lain. Dengan dukungan Anda, kami akan membantu anak-anak yang ada dalam bahaya di seluruh dunia,” imbuh Williams.(BM/ist)