Ilustrasi. (Dok/Ist)

Timnas Boling Perlu Psikolog

JAKARTA (IndependensI.com) – Pelatih tim nasional boling Indonesia, Thomas Tan menyebut pihaknya membutuhkan psikolog untuk membenahi mental atlet yang sekitar empat bulan lagi bertanding di Asian Games 2018. “Kami ingin psikolog yang melekat, selalu mendampingi tim untuk meningkatkan kepercayaan diri para peboling,” ujar Thomas seperti dikutip dari Antara, Selasa (03/04/2018).

Thomas melanjutkan, kebutuhan akan psikolog sebenarnya sudah disampaikan kepada pemerintah sejak tahun 2017. Namun hingga saat ini permintaan itu belum diwujudkan. Sejauh ingatan Thomas, psikolog pernah datang berkunjung ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) boling, tetapi hanya untuk survei. “Psikolog harus melekat agar tahu pribadi masing-masing atlet. Jika tidak kenal, bagaimana anda bisa mengatasi permasalahan individu atlet?” tutur dia.

Kebutuhan psikolog ini dianggap Thomas sangat vital. Sebab dalam hal meningkatkan mental bertanding tim, faktor itu tidak kalah penting dibandingkan uji coba (TO). Oleh karena itu Thomas meminta psikolog itu segera didatangkan mendampingi tim boling. “Secepat mungkin harus ada saya kira. Dan saya rasa harus tim psikolog, karena seorang psikolog saja tak mungkin menangani kondisi psikis 14 atlet,” kata dia.

Dalam sebuah kompetisi, dia menambahkan, kondisi mental sangat berpengaruh saat hari pertandingan. Mental bertanding yang tidak baik, dianggap Thomas bisa merusak konsentrasi, fokus dan berujung pada kesalahan-kesalahan teknik. “Di hari H, pengaruh mental itu 90 persen. Di sinilah pentingnya psikolog, mendorong mental dan kepercayaan diri peboling,” tutur dia.