Presiden Joko Widodo. (Dok/Ist)

Jokowi Semangati Kontingen Indonesia

JAKARTA (IndependensI.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyemangati seluruh atlet yang akan berlaga dalam SEA Games 2019 di Filipina dan menyampaikan optimismenya tim sepak bola Indonesia dapat meraih kemenangan.

“Bola. Sama Thailand saja menang, ya optimis,” tegas Jokowi seperti dikutip dari Antara, Rabu (27/11/2019). Menurut Presiden, kemenangan tim sepak bola Indonesia atas Thailand 2-0 dapat menjadi penyemangat bagi para atlet-atlet Indonesia. “Saya kira dengan pembukaan seperti itu saya kira seluruh atlet, pelatih, dan ofisial semuanya optimis,” ujar Jokowi.

Presiden menargetkan kontingen Indonesia menempati dua besar dalam SEA Games 2019 yang diselenggarakan di Filipina. Jokowi berharap peringkat kemenangan Indonesia pada SEA Games 2019 dapat naik dari SEA Games sebelumnya yang berada di posisi lima.

Untuk memberi semangat juara, pemerintah pun menyiapkan “bonus” bagi atlet yang meraih medali. “Kalau masuk dua besar ya tentu ada bonusnya,” jelas Presiden. Kontingen Indonesia akan mengikuti 52 dari 56 cabang olah raga yang dipertandingkan dalam SEA Games 2019.

Jumlah atlet Indonesia yang akan mengikuti SEA Games di Filipina itu sebanyak 841 atlet dan didampingi 256 pelatih termasuk ofisial.Pertandingan olah raga negara-negara se-Asia Tenggara itu akan dibuka pada 30 November 2019 dan berlangsung hingga 11 Desember 2019.

Tuan Rumah

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Menpora mempercayakan penyelenggaraan SEA Games ke-30 di Filipina akan berlangsung dengan baik dan lancar.

“Kita pernah menjadi tuan rumah Asian Games, pernah menjadi tuan rumah SEA Games, kita memahami apa yang terjadi di sana. Sebagai sesama negara tetangga ASEAN, saya kira kita beri ‘support’ kepada mereka,” kata Menteri Pemuda dan Olah Raga, Zainudin Amali.

Zainudin mengatakan, dirinya meminta seluruh pihak untuk berpikir positif pada tuan rumah SEA Games 2019 akan melakukan penyelenggaraan dan memberi pelayanan terbaik.Menpora menambahkan sejumlah persoalan yang terjadi kepada atlet Indonesia, salah satunya perlengkapan atlet kejuaraan tembak yang tertahan di bandara, masih dapat diatasi.

Lalu mengenai makanan halal yang dibutuhkan bagi para atlet muslim juga sudah diatasi oleh Kepala Kontingen Indonesia. “Ada ‘back up’ makanan. Coba bayangkan, makanan pun kita ‘back up’, apalagi soal lain,” ungkap Zainudin.
Sebagai tamu di negara lain, Menpora yakin para atlet dan seluruh kontingen akan berlaku baik mengatasi hal yang dapat terjadi.