General Manager Aston Sentul Lake Resort and Conference Center, Albert Siregar (kanan), secara simbolis memberikan bantuan kepada panti asuhan Darushsholihat pada perayaan ulang tahun kedua hotel itu, Kamis (5/4/2018) malam. (Foto: Henri Loedji)

Aston Sentul Lake Rayakan Ulang Tahun Kedua

BOGOR (IndependensI.com) – Aston Sentul Lake Resort and Conference Center merayakan ulang tahun keduanya, Kamis (5/4/2018) malam. Perayaan dilakukan secara sederhana di salah satu bangunan tempat peristirahatan itu di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Peringatan ulang tahun ditandai dengan potong tumpeng dan pelepasan 88 balon. Jumlah balon yang dilepaskan bersama oleh pemilik, pengelola, dan anak-anak panti asuhan Darushsholihat itu melambangkan kemakmuran yang terus meningkat.

Acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni yang dibawakan para karyawan. Hujan rintik-rintik yang turun tidak mengurangi kemeriahan perayaan ulang tahun tersebut. Acara diselingi pemberian bantuan dari pengelola dan karyawan hotel kepada panti asuhan Darushsholihat yang diserahkan General Manager Aston Sentul Lake, Albert Siregar.

Pelepasan balon oleh CEO Archipelago International, John Flood (kedua kiri), Direktur BCA Santoso (kiri), dan General Manager Aston Sentul Lake Resort and Conference Center, Albert Siregar. (Foto: Henri Loedji)

Terletak di kawasan pegunungan yang asri, Aston Sentul Lake Resort and Conference Center menjadi salah satu hotel favorit. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan hotel ini menempati peringkat satu bidang pendapatan terbanyak di jaringan hotel Archipelago International di Indonesia pada 2017.

“Meski baru dua tahun, kami berhasil mendapatkan prestasi yang membanggakan itu. Tentunya pencapaian ini diraih berkat kerja keras seluruh pengelola dan karyawan,” kata Albert kepada IndependensI.com.

“Tentunya kami tidak puas hanya menjadi hotel dengan pendapatan terbanyak. Kami bercita-cita menjadikan Aston Sentul Lake hotel dan pusat pertemuan terbaik di kawasan Bogor, bahkan di Indonesia,” ujarnya.

Selain bertempat di lokasi yang indah, keunggulan hotel ini adalah makanannya yang beragam dan nikmat.

“Biasanya orang kurang suka makanan hotel karena kebanyakan hambar. Di sini, kami menyajikan makanan dari berbagai daerah di nusantara yang memang dibuat sesuai dengan selera pengunjung,” kata Albert.

“Kami juga punya juru masak andalan yaitu Chef Wisnu. Bukan hanya bisa mengolah masakan yang enak, Chef Wisnu juga seorang DJ. Dia sudah beberapa kali menghibur pengunjung dengan memasak sambil ber-DJ,” ujarnya.

Aston Sentul Lake menempati lahan seluas 3,5 hektar. Hanya sekitar 1,5 hektar yang dibangun menjadi kamar dan gedung pertemuan. Sisa lahan ditata untuk memberi kesempatan pengunjung melakukan kegiatan luar ruang.

Hotel ini memiliki total 200 kamar, ditambah 12 suite dan delapan villa yang dibangun di tepi danau. Daya tampung menginap mencapai 600 orang. Untuk acara, ballroom Aston Sentul Lake bisa menampung hingga 1.200 orang.

Berkat keunggulan itu, banyak pengunjung yang balik lagi. Albert mengatakan bahwa tingkat returning customer mencapai 50 persen.

Meski sudah mendapatkan sambutan positif dari konsumen, Aston Sentul Lake akan menambah fasilitas baru dan meningkatkan fasilitas yang sudah ada.

“Dalam waktu dekat kami akan membangun lebih banyak fasilitas luar ruang lain seperti kandang burung. Jadi pengunjung yang datang ke sini tidak sekadar tidur di kamar. Mereka bisa melakukan berbagai kegiatan lain bersama keluarganya,” kata President Director PT Sentul Damai Resort, Franciscus Budhi Argasetya, mewakili pemilik.