Direktur Sport Inapgoc, Fanny Riawan (Foto: Istimewa)

90 Persen Lokasi Pertandingan Ramah Disabilitas

SOLO (IndependensI.com) – Ajang olahraga difabel bertajuk Asian Para Games 2018 siap digelar di Jakarta pasa 6-13 Oktober mendatang. Segala persiapan baik sarana maupun prasarana pendukung pesta olahraga disabilitas antar negara-negara Asia ini sudah dilakukan sejak dini. Ajang ini memainkan 18 cabang olahraga di 19 lokasi pertandingan.

Menurut pihak panitia pelaksana, Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC), hampir seluruh lokasi pertandingan sudah siap termasuk sarana pendukungnya.

“90% lokasi pertandingan dan sarana pendukungnya sudah ramah difabel. Lokasi pertandingan eks Asian Games pun sedang dilakukan renovasi untuk disesuaikan bagi atlet difabel,” ujar Direktur Sport Inapgoc, Fanny Riawan di sela acara Media Gathering Indonesia Asian Para Games 2018, Selasa (4/9/2018).

Dia menjelaskan, contohnya seperti lokasi kursi VIP yang sudah dipindah ke bawah. Kemudian fasilitas kamar mandi dan ruang ganti yang disesuaikan dengan kursi roda, agar memudahkan aksibilitas peserta difabel.

Lebih jauh Fanny mengatakan, venues atau lokasi pertandingan yang ramah disabilitas ini sudah didiskusikan dengan para technical delegate setiap cabang.

“Kami sudah melakukan kordinasi dengan para technical delegate, karena mereka adalah orang-orang yang punya posisi tertinggi dalam membuat aturan termasuk difabel accesibility,” imbuh Fanny.

Perhelatan ini digelar di Jakarta dengan mencakup delapan venues di kawasan Gelora Bung Karno dan sisanya menyebar di sekitar Jakarta, yakni Cibubur, Taman Impian Jaya Ancol, dan Sirkuit Sentul, Jawa Barat.

Tercatat 2.888 peserta akan bertanding dan merupakan kali pertama dalam besaran jumlah peserta sepanjang sejarah Asian Para Games. Adapun cabang yang dipertandingkan  antara lain bola basket, bola voli, anggar, tenis meja, renang, menembak, judo, bersepeda, catur, angkat beban, bowling, bola gawang, bulutangkis, lari, panahan, boccia, bola tangan dan tenis.