Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan kepada aparat Dinas Lingkungan Hidup. (humas)

Aparat Dinas Lingkungan Hidup Harus Gunakan Teknologi

BEKASI (IndependensI.com)- Seluruh aparatur Dinas Lingkungan Hidup,  harus tau bagaimana caranya menjadikan dinas tersebut  lebih maju lebih baik, dan tharus menjalin komunikasi dengan dinas -dinas lainnya. Hal itu ditekankan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat menyambangi kantor dinas tersebut, Senin (29/19/2018).

“Jangan merasa ini bukan pekerjaan SKPD saya, jadi bukan urusan saya,” katanya kepada para pejabat Dinas Lingkungan Hidup. Kalau demikiam bagaimana SKPD- SKPD kita mau kompak kalo sesama aparatur SKPD saja tidak ada kerja samanya, katanya.

Dalam kesempatan tersebut , Tri Adhianto  dampingi  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jumhana Luthfi, para Kepala Bidang,  Kepala Seksi dan seluruh aparatur di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup tersebut.

Tri  berpesan kepada seluruh aparatur Dinas Lingkungan Hidup agar selalu menjalin komunikasi kepada dinas- dinas lain yang bersinggungan dengan Lingkungan Hidup.

Ia mencontohkan,  Dinas Lingkungan Hidup  sudah susah payah menanam tanaman. Namun di lapangan  tidak dirawat malah dipasangi spanduk-spanduk oleh orang tidak bertanggung jawab. Jadi kalau para aparatur  lihat spanduk yang tidak pada tempatnya , siapapun itu dan apapun itu jenisnya harap di tertibkan, dicopot saja supaya nyaman dilihat, tegas Tri.

Ia berharap agar aparatur Dinas Lingkungan Hidup  lebih menggunakan teknologi  yang ada sekarang dan  lebih dioptimalkan untuk penyelesaikan masalah- masalah yang ada saat ini. “Sudah waktunya kita belajar untuk lebih menguasai dan mengoptimalkan teknologi yang kita pakai sekarang,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum  Perumahan Rakyat Kota Bekasi ini berharap  kedepannya Kota Bekasi lewat Dinas Lingkungan Hidup dapat mengurangi penggunaan botol plastik dan menggantinya dengan tumbler (tempat air minum). Bahkan ia menyarankan dapat mendaur ulang limbah plastik rumah tangga  dijadikan sesuatu yang berguna dan mempunyai nilai ekonomis, mengevaluasi hasil pekerjaan dan pihak pihak yang berinvestasi di dalamnya.

“Harapan saya sekarang ini semoga saja Kota Bekasi lewat Dinas Lingkungan Hidup dapat menyelesaikan permasalahan seperti sampah rumah tangga, sampah  plastik dengan teknik daur ulang,” katanya. (jonder sihotang)