KMP Roditha milik PT ASDP Indonesia Ferry yang beroperasi dilintasan penyeberangan Lembar Padangbai

Puncak Tahun Baru Lintasan Lembar-Padangbai Disiapkan 16 Kapal

MATARAM (Independensi.com) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar siap melayani puncak arus Tahun Baru di lintasan Lembar- Padangbai yang menghubungkan Pulau Bali dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan, Cabang Lembar telah mengantisipasi dengan baik sehingga layanan penyeberangan dari Lombok menuju Bali dan sebaliknya dapat berjalan aman dan lancar selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2019, khususnya menjelang puncak arus Tahun Baru.

Tahun ini, ASDP Cabang Lembar memperkirakan kenaikan jumlah penumpang mencapai 91.780 orang atau naik 5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 87.410 orang.

Diikuti roda dua mencapai 17.595 unit atau naik 5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 16.758 unit, dan roda 4/lebih mencapai 15.150 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi sama tahun lalu sebanyak 14.429 unit.

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang maupun kendaraan Cabang Lembar telah mempersiapkan 3 dermaga, 4 kapal milik ASDP dari total 37 unit kapal yang beroperasi di Lembar-Padangbai, 1 loket penumpang dan 4 tollgate kendaraan baik di Lembar maupun Padangbai.

Kesiapan sarana dan prasarana dirasakan cukup memadai untuk melayani Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 ini sehingga pengguna jasa dapat menyeberang dengan aman, lancar dan berkesan.

Pengguna jasa, lanjut Imelda, tidak perlu khawatir dengan kapasitas angkut selama periode libur Natal dan Tahun Baru ini dikarenakan kapasitas angkut yang disediakan melebihi prediksi jumlah penumpang dan kendaraan saat puncak arus. Diprediksikan saat puncak arus berlangsung, jumlah penumpang mencapai 6.992 penumpang, 1.615 unit sepeda motor, dan 1.051 unit roda empat/lebih.

“ASDP telah menyiapkan dua skenario untuk kondisi normal maupun padat. Skenario normal dengan jumlah 16 unit kapal yang beroperasi, kapasitas angkut yang tersedia mencapai 8.800 orang, 1.920 unit sepeda motor, dan 832 unit kendaraan roda empat/lebih.

Untuk skenario padat, dengan jumlah 24 unit kapal dengan kapasitas angkut yang tersedia mencapai 13.200 penumpang, 2.880 unit sepeda motor, dan 1.284 unit roda empat/lebih.

Berdasarkan data posko, periode Sabtu (29/12) pukul 08.00 hingga Minggu (30/12) pukul 08.00 pagi jumlah penumpang yang menyeberang dari Lombok menuju Bali mencapai 2.023 orang, 387 unit roda dua, dan 376 unit roda empat. Sebaliknya, penumpang yang menyeberang dari Bali menuju Lombok tercatat 2.497 orang, 570 unit sepeda motor, dan 441 unit roda empat/lebih.

PT ASDP mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar tetap menjaga kesehatan serta mempersiapkan kondisi kendaraan yang prima selama perjalanan liburan, baik saat berangkat maupun arus balik.

“Para pengguna jasa harus selalu memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan dari kendaraan yang digunakan. Tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrim, serta jangan lupa untuk menyeberang di pagi atau siang hari supaya tidak mengalami kepadatan yang biasa terjadi di malam hari,” tutur Imelda.