Presiden Joko Widodo menandatangani prasasti pengembangan bandara Wiriadinata Tasikmalaya

Maskapai Berlomba Terbang Dari Tasikmalaya

TASIKMALAYA (Independensi.com) –
Presiden RI Joko Widodo meresmikan pengembangan Bandara Wiriadinata Tasikmalaya dengan menandatangani prasasti di terminal baru bandara Rabu (27/2)

Saat menandatangani prasasti, Presiden didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti, Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil, anggota komisi V DPR RI Nurhayati, Walikota Tasikmalaya Budi Budiman,

Pasca peresmian oleh Presiden sejumlah maskapai mengkonfirmasi akan melakukan penerbangan dari dan ke bandara ini dalam waktu dekat. Maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia yang akan membuka penerbangan Tasikmalaya – Bandung – Jakarta (Halim PK). Citilink juga sudah melakukan penjajagan untuk terbang dari Tasikmalaya.

Tasikmalaya itu suatu kota yang mempunyai banyak potensi. Termasuk kerajinan bordir yang mendunia dan mempunyai potensi. “Konektivitas pada daerah-daerah yang potensial adalah suatu keharusan, ” ujar Menhub Budi Karya Sumadi.

Dirjen Hubud Polana B. Pramesti juga mengatakan bahwa bandara sudah siap untuk melayani penerbangan tambahan.

Pengembangan bandara baik dari sisi udara maupun sisi darat dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan.

Dari sisi udara, dilakukan perpanjangan runway menjadi 1600m sehingga pesawat ATR 72 bisa beroperasi penuh. Sedangkan untuk pelayanan sudah dibuat gedung terminal baru berukuran 1.100 m² yang bisa menampung pergerakan 150 penumpang per hari.

Menurut Polana, Ditjen Hubud juga masih akan melakukan pengembangan di tahun ini. Seperti menambah dan memperbarui peralatan di terminal, memperbarui pagar bandara dan yang lainnya.

Pengembangan bandara ini untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat. “Bandara itu pintu gerbang bagi daerah sehingga ekonomi  di daerah tersebut bisa berkembang. Begitu pula di Tasikmalaya,” jelas Polana.

Bandara Wiriadinata ini sangat diperlukan mengingat jarak tempuh dari Jakarta ke Tasikmalaya sekitar 7 jam dan sekitar 3-4 jam dari Bandung melalui jalan darat.

“Dengan dibukanya bandara ini sangat membantu sektor bisnis sekaligus membuka sektor pariwisata lebih baik karena waktu tempuhnya lebih pendek, hanya sekitar 1 jam dari Jakarta.

Setelah dikembangkan sepanjang tahun 2018, Bandar udara Wiriadinata yang terletak di kota Tasikmalaya kini terlihat megah dan modern. Tidak saja dari sisi darat seperti bangunan terminal dan lanskapnya, tapi juga sisi udara seperti runway, taxiway dan apron .

Bandara ini dikelola oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Satuan Pelaksana dari UPBU Bandara Cakrabuwana Cirebon.

Selama tahun 2018, penumpang yang berangkat dari bandara ini sebanyak 22.496 penumpang menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi. Dengan demikian rata-rata tingkat keterisiannya  mencapai 85 persen tiap hari.