Menpora Imam Nahrawi yang mengharapkan seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. (Foto: Matthew Bayu Anggoro)

Ratusan Pegolf Ikuti Menpora-PAGI IJGC 2019

DEPOK (IndependensI.com) – Sebanyak 144 pegolf junior putra dan putri dari 14 negara yang terdiri atas Amerika Serikat, Afrika Selatan, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, Myanmar, Taiwan, India, Korea Selatan, Swedia, Cina, Bangladesh, dan tuan rumah Indonesia mulai Selasa (9/7/2019) hingga Kamis (11/7/2019) akan berkompetisi masing-masing di Divisi A, B, C, D dan E dalam Menpora-PAGI International Junior Golf Championship 2019 yang berlangsung di Emeralda Golf Club, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Menpora Imam Nahrawi dalam sambutannya, selain mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta juga mengharapkan agar kejuaraan golf junior Menpora-PAGI (Persatuan Akademi Golf Indonesia), yang merupakan kelanjuitan dari event yang sama tahun lalu, semakin memacu semangat bertanding khususnya bagi pegolf tuan rumah untuk dapat berprestasi seoptimal mungkin.

“Apalagi tahun ini untuk pertama kalinya panitia penyelenggara mengundang peserta dari luar negeri, sehingga persaingan akan sangat ketat,” kata Menpora, Imam Nahrawi.

Di akhir sambutannya Imam Nahrawi menegaskan agar selama kompetisi berlangsung seluruh peserta harus tetap menjunjung tinggi sportivitas, karena kemenangan yang diraioh tidak akan bermakna apabila ditempuh dengan bermain curang dan menghalalkan segala cara.

 

Jovan dan Ryan

Seperti pada event golf junior berskala internasional yang digelar di tanah air, pegolf tuan rumah yang jumlahnya mencapai lebih dari delapan puluh orang, semuanya adalah pegolf yang berasal dari beberapa Pengprov PGI di seluruh Indonesia.

Salah satu Pengprov PGI yang sangat aktif mengikutsertakan pegolfnya, baik dalam event nasional maupun internasional adalah Pengprov PGI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan klali ini yang mewakili Pengprov PGI DIY dalam event tersebut adalah kakak-beradik Michael Jovan Wijaya (Siswa SMA Kolese de Britto) dan adiknya, Ryan Jovan Wijaya (Siswa SMP Stella Duce I).

Jovan (kanan) dan Ryan (kiri) diabadikan bersama sang ayah, Surya Wijaya.

Persiapan yang dilakukan oleh Jovan dan Ryan dalam menyongsong event tersebut sangat serius. Seminggu sebelum MENPORA – PAGI IJGC 2019 digulirkan — sebagaimana yang diungkapkan oleh ayah kakak-beradik tersebut, Surya Wijaya, S.E., S.H. kepada independensi.com, mereka berdua diajak menemui Dede Idris, teaching pro yang ber-”home base” di Driving Range Gading Serpong.

“Untuik apa?”

“Karena, berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, setelah Jovan dan Ryan permainan mereka dipoles Dede Idris, prestasi yang ditorehkan kedua putra kami hasilnya sesuai dengan apa yang kami harapkan,” jawab Surya Wijaya, SE, SH yang tidak lain adalah Wakil Ketua Pengprov PGI Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2018-2022.

Prestasi kedua putra Wakil Ketua Pengprov PGI DIY yang berprofesi sebagai Advocate & Legal Consultant dari Surya Wijaya & Partner tersebut — terutama Ryan Jovan Wijaya — memang patut diacungi jempol, karena siswa SMP Sella Duce I tersebut pada saat masih berusia 8 tahun 9 bulan berhasil mencetak pukulan Hole in One di Padang Golf Hyatt Regency pada 2013.

Oleh karena imaka nama Ryan — pegolf kelahiran Yogyakarta 25 Januari 2005 — itu tercatat dalam rekor MURI sebagai pencetak pukulan Hole in One termuda! Dua tahun kemudian Ryan pun mengulangi keberhasilannya mencetak pukulan Hole in One pada Kejuaraan Golf Nasional (Kejurnas) yang berlangsung di Padang Golf Gading Serpong, Tangerang – Banten.

Menjawab pertanyaan men genai target yang diharapkan dalam MENPORA – PAGI IJGC 2019, baik Jovan maupun Ryan, mengatakan bahwa mereka berdua akan berusaha bermain sebaik  mungkin sambil tetap berdoa mohon kepada Tuhan agar dapat memujudkan ekspektasi banyak orang terutama dan khususnya komunitas golf di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Matthew Bayu Anggoro)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *