Jessica Christa Wirahadipoernomo. (Ist/Dwi Ari Setyadi)

Jessica Incar Gelar Juara

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Petenis asal Semarang, Jessica Christa Wirahadipoernomo memasang target sebagai juara KU 16 turnamen kualifikasi Indonesia WTA Future Stars 2019. Namun, unggulan ketiga itu harus menghadapi tantangan Justmin Da Costa dari Tangerang Selatan pada babak perempat final di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Kamis (29/8/2019).

“Kami belum pernah ketemu di lapangan, namun saya sudah tahu bagaimana cara lawan bermain. Pokoknya, jangan banyak membuat kesalahan sendiri dan berusaha membuat lama tidak berada dalam zona nyaman,” ujar Jessica, Rabu (28/8/2019). “Memang kondisi agak lelah karena ikut dua turnamen dalam dua minggu berturut-turut. Namun hadiah menjadi wakil Indonesia pada WTA Future Stars Final di China terlalu saying untuk dilewatkan,” imbuh Jessica yang meraih posisi runner up turnamen ITF J5 di Palembang ini, pekan lalu.

Sementara itu, persaingan juga bakal semakin kencang pada KU 14. Seeded teratas, Kholisa Siti Maisaroh asal Kudus akan meladeni petenis kidal dari Surabaya, Bunga Nuraini. Sedangkan Nazwa Syamsabila (Ciamis) bakal menantang unggulan keempat asal Bandung, Joanne Lynn Hartono. Turnamen WTA Future Stars kualifikasi Indonesia ini adalah ajang untuk memilih wakil tim Merah Putih untuk berlaga di putaran final seiring dengan perhelatan WTA Finals yang menampilkan delapan petenis putri peringkat tertinggi di dunia yang berlangsung di Shenzhen, China, Oktober 2019. Setiap negara akan mengirimkan seorang petenis di masing-masing KU, yakni 14 dan 16 tahun.

Selain Indonesia, ajang serupa ini juga digelar oleh lebih dari 20 negara kawasan Asia Pasifik. Bahkan, mulai tahun ini persaingan akan bertambah sengit karena tiga negara yang menjadi salah satu kekuatan tenis putri dunia, yakni Amerika Serikat, Kanada dan Inggris juga mulai terlibat. “Sekarang, ajang ini bergerak menjadi event global dari semula sebagai ajang regional ketika WTA Finals bergulir di Singapura. Ini kesempatan bagi petenis putri KU 14 dan 16 dari Indonesia untuk mencicipi panggung dunia,” papar Direktur Turnamen, Susan Soebakti.